KABUPATEN BOMBANA
Kabupaten Bombana merupakan salah satu kabupaten di propinsi Sulawesi Tenggara dengan Ibukota Rumbia. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU No 29 Tahun 2003 pada tanggal 18 Desember 2003, yang merupakan hasil pemekaran Kabupaten Buton. Jumlah penduduk 2005 sebanyak 110.029 jiwa terdiri dari pria sebanyak 54.635 jiwa dan wanita 55.394 jiwa.
Kabupaten ini dibentuk dari aktivitas pertanian. Kontribusi pertanian pada pembentukan PDRB mencapai 53,81 persen. Semua jenis pertanian ada kabupaten yang memiliki luas wilayah 2.969,69 Km2 ini. Tanaman padi banyak terdapat di Kecamatan Kabaina sedangkan palawija di Kecamatan Kabaena, Paleang Barat dan Kabaena Timur. Peternakan tersebar merata di Kecamatan Parowatu, Paleang Barat dan Paleang Timur. Hasil tanaman buah berupa belimbing, durian, jambu biji, jambu air, jeruk, mangga, nangka cempedak, nanas, pepaya, pisang dan salak. Produksi buah terbesar adalah mangga.
Produksi tanaman buah-buahan tahun 2005 terdiri dari belimbing, jambu biji, jambu air, jeruk, mangga, nangka, nenas, pepaya, pisang, rambutan, salak, sirsak, sukun. Produksi buah-buahan yang terbanyak adalah pisang yaitu 1.011 Kw diikuti oleh jeruk 284 Kw, mangga sebanyak 122 Kw, sedangkan buah-buahan yang paling sedikit produksinya sukun yang hanya 6 Kw. Produksi tanaman sayur-sayuran tahun 2005 adalah kacang panjang, cabe/lombok, tomat, terung, bayam dan semangka. Produksi sayur-sayuran terbanyak semangka 48 Kw, terung 24 Kw dan kacang panjang 8 Kw.
Untuk produk perkebunan, Bombana merupakan kabupaten penghasil aren, asam jawa, cengkeh, jambu mete, kakao, kapuk, kelapa dalam, kelapa hibrida, kemiri, kopi dan lada. Hasil produksi perkebunan tersesar berasal dari kelapa dengan total panen mencapai 1107,09 ton pada tahun 2006. Hasil perkebunan kedua terbesar berasal dari jambu mete 9.706 ton, kakao 8.593 ton, aren 1465 ton, kopi 721 ton, kelapa hibrida 127 ton dan buah lainnya masih dibawah 60 ton.
Kontribusi terbesar kedua pada pembentukan PDRB berasal dari sektor jasa-jasa lainnya. Kontribusi ini mencapai 14,01 persen yang berasal dari belanja pemerintah daerah. Pada perekonomian yang relatif tertinggal seperti Bombana, memiliki struktur ekonomi yang belum mapan karena peran penting belanja pemerintah relatif tinggi dalam aktivitas ekonomi regional. Kedepan, yang perlu menjadi perhatian dari struktur ekonomi semacam ini adalah bagaimana pemerintah daerah mampu menggunakan surplus ekonomi pertanian untuk membangun infrastruktur industri pengolahan sehingga tercipta linkage yang kuat antara ekonomi pertanian dengan ekonomi industri yang sampai sekarang hanya mampu memberi kontribusi 1,88 persen.
Obyek wisata di daerah ini antara lain Pulau Sagori Pulau ini memiliki pasir putih dan ditumbuhi oleh sejumlah pohon pinus serta dihuni oleh masyarakat suku Bajo. Di Pulau ini wisatawan bisa menikmati keindahan terbit dan tenggelamnya matahari. Pulau ini terletak di Kecamatan Kabaena dan dapat dicapai dengan menggunakan speed boat sekitar 4 jam kearah barat dari Kota Bau-Bau.
Gua Watutuburi. Obyek wisata ini terletak di Desa Lengora Kecamatan Kabaena Timur. Obyek Wisata ini dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan jarak ± 25 km dari Ibukota Kecamatan. Keunikan/daya tarik gua ini adalah ditemukannya tempat bertapa. Dan juga pada gua ini terdapat mata air yang sebagian masyarakat meyakini air tersebut dapat memberikan khasiat.
Alam Ee Rerede (TAHITE) Air Mendidih. Obyek wisata alam ini terletak di Desa Tahite Kecamatan Rarowatu. Ee Rerede ini merupakan salah satu obyek wisata yang memiliki keunikan yang sangat langka, karena pada umumnya wisata air didih, panas, namun pada obyek wisata ini airnya tidak terasa panas. Obyek wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan jarak ± 10 km dari kota kecamatan.
Selain itu daerah ini juga memiliki potensi di bidang industri dan galian, perusahaan industri tahun 2005 yang berbadan hukum terdapat 27 unit industri kecil dengan 106 tenaga kerja yang tersebar di 7 Kecamatan. Penggalian golongan C di Kabupaten Bombana ada beberapa jenis komoditi yang cukup potensial dan telah dieksplorasi, yaitu batu koral, pasir, kapur, pasir kuarsa dan tanah liat.
Selanjutnya, sektor perdagangan, hotel dan restoran memegang peran penting di Bombana. Klaster hotel di Bombana terdapat di kecamatan Rumbia dimana dari 7 hotel yang ada, 3 hotel terletak di kecamatan ini. Kecamatan Rumbia tidak hanya cocok sebagai klaster hotel, namun juga tepat dijadikan klaster restoran atau rumah makan karena secara alamiah, di wilayah ini terbangun 4 restoran dari 16 restoran yang ada di Bombana. Selain itu, Kecamatan Rumbia juga sangat cocok menjadi pusat perdagangan domestik karena kecamatan ini sampai sekarang menjadi pusat pasar di Bombana.
Kabupaten ini dibentuk dari aktivitas pertanian. Kontribusi pertanian pada pembentukan PDRB mencapai 53,81 persen. Semua jenis pertanian ada kabupaten yang memiliki luas wilayah 2.969,69 Km2 ini. Tanaman padi banyak terdapat di Kecamatan Kabaina sedangkan palawija di Kecamatan Kabaena, Paleang Barat dan Kabaena Timur. Peternakan tersebar merata di Kecamatan Parowatu, Paleang Barat dan Paleang Timur. Hasil tanaman buah berupa belimbing, durian, jambu biji, jambu air, jeruk, mangga, nangka cempedak, nanas, pepaya, pisang dan salak. Produksi buah terbesar adalah mangga.
Produksi tanaman buah-buahan tahun 2005 terdiri dari belimbing, jambu biji, jambu air, jeruk, mangga, nangka, nenas, pepaya, pisang, rambutan, salak, sirsak, sukun. Produksi buah-buahan yang terbanyak adalah pisang yaitu 1.011 Kw diikuti oleh jeruk 284 Kw, mangga sebanyak 122 Kw, sedangkan buah-buahan yang paling sedikit produksinya sukun yang hanya 6 Kw. Produksi tanaman sayur-sayuran tahun 2005 adalah kacang panjang, cabe/lombok, tomat, terung, bayam dan semangka. Produksi sayur-sayuran terbanyak semangka 48 Kw, terung 24 Kw dan kacang panjang 8 Kw.
Untuk produk perkebunan, Bombana merupakan kabupaten penghasil aren, asam jawa, cengkeh, jambu mete, kakao, kapuk, kelapa dalam, kelapa hibrida, kemiri, kopi dan lada. Hasil produksi perkebunan tersesar berasal dari kelapa dengan total panen mencapai 1107,09 ton pada tahun 2006. Hasil perkebunan kedua terbesar berasal dari jambu mete 9.706 ton, kakao 8.593 ton, aren 1465 ton, kopi 721 ton, kelapa hibrida 127 ton dan buah lainnya masih dibawah 60 ton.
Kontribusi terbesar kedua pada pembentukan PDRB berasal dari sektor jasa-jasa lainnya. Kontribusi ini mencapai 14,01 persen yang berasal dari belanja pemerintah daerah. Pada perekonomian yang relatif tertinggal seperti Bombana, memiliki struktur ekonomi yang belum mapan karena peran penting belanja pemerintah relatif tinggi dalam aktivitas ekonomi regional. Kedepan, yang perlu menjadi perhatian dari struktur ekonomi semacam ini adalah bagaimana pemerintah daerah mampu menggunakan surplus ekonomi pertanian untuk membangun infrastruktur industri pengolahan sehingga tercipta linkage yang kuat antara ekonomi pertanian dengan ekonomi industri yang sampai sekarang hanya mampu memberi kontribusi 1,88 persen.
Obyek wisata di daerah ini antara lain Pulau Sagori Pulau ini memiliki pasir putih dan ditumbuhi oleh sejumlah pohon pinus serta dihuni oleh masyarakat suku Bajo. Di Pulau ini wisatawan bisa menikmati keindahan terbit dan tenggelamnya matahari. Pulau ini terletak di Kecamatan Kabaena dan dapat dicapai dengan menggunakan speed boat sekitar 4 jam kearah barat dari Kota Bau-Bau.
Gua Watutuburi. Obyek wisata ini terletak di Desa Lengora Kecamatan Kabaena Timur. Obyek Wisata ini dapat dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan jarak ± 25 km dari Ibukota Kecamatan. Keunikan/daya tarik gua ini adalah ditemukannya tempat bertapa. Dan juga pada gua ini terdapat mata air yang sebagian masyarakat meyakini air tersebut dapat memberikan khasiat.
Alam Ee Rerede (TAHITE) Air Mendidih. Obyek wisata alam ini terletak di Desa Tahite Kecamatan Rarowatu. Ee Rerede ini merupakan salah satu obyek wisata yang memiliki keunikan yang sangat langka, karena pada umumnya wisata air didih, panas, namun pada obyek wisata ini airnya tidak terasa panas. Obyek wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan jarak ± 10 km dari kota kecamatan.
Selain itu daerah ini juga memiliki potensi di bidang industri dan galian, perusahaan industri tahun 2005 yang berbadan hukum terdapat 27 unit industri kecil dengan 106 tenaga kerja yang tersebar di 7 Kecamatan. Penggalian golongan C di Kabupaten Bombana ada beberapa jenis komoditi yang cukup potensial dan telah dieksplorasi, yaitu batu koral, pasir, kapur, pasir kuarsa dan tanah liat.
Selanjutnya, sektor perdagangan, hotel dan restoran memegang peran penting di Bombana. Klaster hotel di Bombana terdapat di kecamatan Rumbia dimana dari 7 hotel yang ada, 3 hotel terletak di kecamatan ini. Kecamatan Rumbia tidak hanya cocok sebagai klaster hotel, namun juga tepat dijadikan klaster restoran atau rumah makan karena secara alamiah, di wilayah ini terbangun 4 restoran dari 16 restoran yang ada di Bombana. Selain itu, Kecamatan Rumbia juga sangat cocok menjadi pusat perdagangan domestik karena kecamatan ini sampai sekarang menjadi pusat pasar di Bombana.
| Nama Daerah | : | Kabupaten Bombana | |
| Status | : | Kabupaten | |
| Luas | : | 2.970 | km2 |
| Jumlah Kecamatan | : | 17 | Kecamatan |
| Penduduk Laki-Laki | : | 54.635 | jiwa |
| Penduduk Perempuan | : | 55.394 | jiwa |
| Jumlah Penduduk | : | 110.029 | jiwa |
|
Chart.
|
Peta Ekonomi Kabupaten Bombana
|
Chart.
|
Potensi Ekonomi Andalan Kabupaten Bombana
| Peternakan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ayam Buras | 740.502,00 | Kecamatan Paleang Timur | 175.690,00 | ekor |
| Kecamatan Rumbia | 157.051,00 | |||
| Kecamatan Parowatu | 115.375,00 | |||
| Itik | 25.888,00 | Kecamatan Paleang Timur | 12.650,00 | ekor |
| Kecamatan Paleang Barat | 5.210,00 | |||
| Sapi | 22.348,00 | Kecamatan Parowatu | 8.156,00 | ekor |
| Kecamatan Rumbia | 3.776,00 | |||
| Kecamatan Paleang Timur | 3.284,00 | |||
| Kambing | 12.525,00 | Kecamatan Paleang Timur | 3.478,00 | ekor |
| Kecamatan Kabaena | 2.314,00 | |||
| Kecamatan Parowatu | 1.771,00 | |||
| Babi | 1.787,00 | Kecamatan Parowatu | 1.172,00 | ekor |
| Kecamatan Paleang Timur | 615,00 | |||
| Kuda | 1.514,00 | Kecamatan Paleang Barat | 678,00 | ekor |
| Kecamatan Kabaena Timur | 157,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 116,00 | |||
| Kerbau | 1.114,00 | Kecamatan Paleang Timur | 512,00 | ekor |
| Kecamatan Kabaena Timur | 157,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 116,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Buah-buahan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Mangga | 3.800,00 | kwintal | ||
| Pisang | 400,00 | kwintal | ||
| Nangka Cempedak | 378,00 | kwintal | ||
| Pepaya | 168,00 | kwintal | ||
| Durian | 107,00 | kwintal | ||
| Jeruk | 81,00 | kwintal | ||
| Belimbing | 45,00 | kwintal | ||
| Jambu Biji | 37,00 | kwintal | ||
| Salak | 32,00 | kwintal | ||
| Jambu Air | 25,00 | kwintal | ||
| Nanas | 13,00 | kwintal |
Tanaman Bahan Makanan
| Padi dan Palawija | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Jagung | 1.344,00 | Kecamatan Paleang Barat | 840,00 | ton |
| Kecamatan Kabaena | 430,90 | |||
| Kecamatan Kabaena Timur | 46,00 | |||
| Kecamatan Paleang | 27,00 | |||
| Ubi Kayu | 1.289,40 | Kecamatan Kabaena Timur | 101,70 | ton |
| Kecamatan Paleang | 50,70 | |||
| Kecamatan Kabaena | 11,70 | |||
| Padi Sawah | 1.202,00 | Kecamatan Kabaena | 1.197,00 | ton |
| Kecamatan Paleang Barat | 5,00 | |||
| Padi Ladang | 423,20 | Kecamatan Paleang Barat | 211,50 | ton |
| Kecamatan Kabaena | 196,00 | |||
| Kecamatan Paleang | 12,00 | |||
| Kacang Tanah | 292,85 | Kecamatan Paleang Barat | 288,00 | ton |
| Kecamatan Paleang | 2,50 | |||
| Kecamatan Kabaena Timur | 2,35 | |||
| Kacang Hijau | 17,20 | Kecamatan Paleang Barat | 16,10 | ton |
| Kecamatan Kabaena Timur | 1,10 | |||
| Kedelai | 16,20 | Kecamatan Paleang Barat | 16,20 | ton |
Tanaman Perkebunan
| Perkebunan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Kelapa Dalam | 11.076,00 | ton | ||
| Jambu Mete | 9.706,00 | ton | ||
| Kakao | 8.593,00 | ton | ||
| Aren | 1.465,41 | ton | ||
| Kopi | 721,39 | ton | ||
| Kelapa Hibrida | 127,50 | ton | ||
| Kapuk | 51,50 | ton | ||
| Kemiri | 20,50 | ton | ||
| Cengkeh | 14,01 | ton | ||
| Lada | 9,23 | ton | ||
| Asam Jawa | 1,83 | ton |
PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN
Hotel
| Hotel dan Akomodasi | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Jumlah Tidur | 77,00 | unit | ||
| Jumlah Kamar | 54,00 | unit | ||
| Jumlah Tamu | 2.390,00 | orang |
Hotel
| Pariwisata | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Hotel | 7,00 | Kecamatan Rumbia | 3,00 | unit |
| Kecamatan Paleang | 1,00 | |||
| Kecamatan Kabaena Timur | 1,00 | |||
| Kecamatan Paleang Timur | 1,00 | |||
| Kecamatan Kabaena Barat | 1,00 |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Jumlah Tenaga Kerja | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Perusahaan | 8.947,00 | Kecamatan Rumbia | 1.933,00 | orang |
| Kecamatan Paleang Timur | 1.781,00 | |||
| Kecamatan Paleang | 1.598,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 1.175,00 | |||
| Kecamatan Parowatu | 1.050,00 | |||
| Kecamatan Paleang Barat | 758,00 | |||
| Kecamatan Kabaena Timur | 652,00 |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Jumlah Usaha | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Perusahaan | 5.165,00 | Kecamatan Paleang Timur | 1.140,00 | unit |
| Kecamatan Paleang | 1.002,00 | |||
| Kecamatan Rumbia | 1.001,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 639,00 | |||
| Kecamatan Parowatu | 577,00 | |||
| Kecamatan Paleang Barat | 446,00 | |||
| Kecamatan Kabaena Timur | 358,00 |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Pasar | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kios | 2.032,00 | Kecamatan Rumbia | 549,00 | unit |
| Kecamatan Kabaena | 420,00 | |||
| Kecamatan Paleang | 293,00 | |||
| Kecamatan Parowatu | 275,00 | |||
| Pasar Umum | 28,00 | Kecamatan Rumbia | 9,00 | unit |
| Kecamatan Kabaena Timur | 4,00 | |||
| Kecamatan Parowatu | 4,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 4,00 | |||
| Pertokoan | 4,00 | Kecamatan Paleang Barat | 1,00 | unit |
| Kecamatan Paleang Timur | 1,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 1,00 | |||
| Kecamatan Rumbia | 1,00 |
Restoran
| Pariwisata | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Restoran | 16,00 | Kecamatan Rumbia | 4,00 | unit |
| Kecamatan Paleang Utara | 3,00 | |||
| Kecamatan Paleang | 3,00 | |||
| Kecamatan Kabaena Timur | 2,00 | |||
| Kecamatan Kabaena Barat | 1,00 | |||
| Kecamatan Parowatu Utara | 1,00 | |||
| Kecamatan Kabaena | 1,00 |
Sumber : Kabupaten Bombana dalam Angka 2006, BPS Kabupaten Bombana

