KABUPATEN MUKOMUKO
Kabupaten Mukomuko yang terletak di Propinsi Bengkulu, merupakan pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Utara. Pada awal tahun 2003, Propinsi Bengkulu bertambah tiga kabupaten baru ditetapkan dengan UU No 3 Tahun 2003, yakni Kabupaten Bengkulu Utara dimekarkan menjadi Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Mukomuko, sementara Kabupaten Bengkulu Selatan menjadi Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Kaur.
Wilayah Mukomuko meliputi lima kecamatan, yakni Lubuk Pinang, Teras Terunjam, Pondok Suguh, Mukomuko Selatan, dan Mukomuko Utara. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil palawija dan perkebunan. Tiga dari lima kecamatan itu mempunyai garis pantai yang bersinggungan dengan Samudra Hindia dan berpenduduk sekitar 137.994 jiwa.
Munculnya beberapa industri seperti pabrik pengolahan makanan dan minuman hasil pertanian, pabrik pengolahan kopi, perabot rumah tangga, tahu-tempe, genteng tanah dan barang dari semen, menjadi awal pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mukomuko. Industri pengolahan menengah dan kecil memegang peranan penting dalam memacu roda ekonomi daerah ini.
Industri pengolahan tumbuh pesat di Mukomuko. Tidak hanya industri besar dan menengah, tetapi juga industri rumah tangga. Bahkan daerah ini dikenal sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat mengingat banyak industri kecil, menengah dan rumah tangga di sana.
Selain industri, sektor pertanian pegang peranan dan menempati peringkat pertama kontribusinya terhadap PDRB. Sektor pertanian unggul dalam penyerapan tenaga kerja. Sektor ini memberi sumbangan 50 persen atas PDRB dan menyerap sekitar 44,79 persen angkatan kerja yang ada. Sedangkan industri pengolahan menyerap 11 persen tenaga kerja. Daerah perkebunan yang sangat potensial terutama di Kecamatan Mukomuko Selatan, Mukomuko Utara, Pondok Sungguh, Teras Terunjam dan Lubuk Pinang, sebagai daerah perkebunan rakyat dan perkebunan swasta.
Hasil pertanian yang dominant adalah padi mencapai 21.360 ton, jagung 26.022 ton, ubi kayu 23.100 ton, dan kacang tanah 4.640 ton. Semua hasil tanaman pangan terkonsentrasi di Kecamatan Pondok Suguh, Muko-muko Utara, dan Lubuk Pinang.
Sementara Produksi hasil perkebunan yang dominan kelapa sawit 41.844 ton dan karet 55.965 ton terkonsentrasi di Kecamatan Mukomuko Selatan, Pondok Suguh, dan Lubuk Pinang. Hasil perkebunan lain; kopi, cengkeh dan lada, meski tidak sebesar karet dan kelapa sawit. Di luar itu, hasil hutan yang menonjol antara lain kayu gergajian 15.500 M3, rotan 44.000 batang, dan damar 300 ton.
Menyadari betapa besar peran sektor perkebunan, Pemkab Mukomuko dalam tiga tahun terakhir ini aktif menggiatkan kegiatan industri berbasis pertanian. Seperti industri pengolahan kopi, makanan dan minuman hasil pertanian. Selain itu objek wisata mulai dikembangkan dengan basis pertanian dan perkebunan kopi. Klaster untuk Mukomuko adalah hasil perkebunan karet, kelapa sawit dan agrowisata. Semua itu masih dapat dikembangkan ke depan.
Wilayah Mukomuko meliputi lima kecamatan, yakni Lubuk Pinang, Teras Terunjam, Pondok Suguh, Mukomuko Selatan, dan Mukomuko Utara. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil palawija dan perkebunan. Tiga dari lima kecamatan itu mempunyai garis pantai yang bersinggungan dengan Samudra Hindia dan berpenduduk sekitar 137.994 jiwa.
Munculnya beberapa industri seperti pabrik pengolahan makanan dan minuman hasil pertanian, pabrik pengolahan kopi, perabot rumah tangga, tahu-tempe, genteng tanah dan barang dari semen, menjadi awal pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mukomuko. Industri pengolahan menengah dan kecil memegang peranan penting dalam memacu roda ekonomi daerah ini.
Industri pengolahan tumbuh pesat di Mukomuko. Tidak hanya industri besar dan menengah, tetapi juga industri rumah tangga. Bahkan daerah ini dikenal sebagai salah satu pilar ekonomi rakyat mengingat banyak industri kecil, menengah dan rumah tangga di sana.
Selain industri, sektor pertanian pegang peranan dan menempati peringkat pertama kontribusinya terhadap PDRB. Sektor pertanian unggul dalam penyerapan tenaga kerja. Sektor ini memberi sumbangan 50 persen atas PDRB dan menyerap sekitar 44,79 persen angkatan kerja yang ada. Sedangkan industri pengolahan menyerap 11 persen tenaga kerja. Daerah perkebunan yang sangat potensial terutama di Kecamatan Mukomuko Selatan, Mukomuko Utara, Pondok Sungguh, Teras Terunjam dan Lubuk Pinang, sebagai daerah perkebunan rakyat dan perkebunan swasta.
Hasil pertanian yang dominant adalah padi mencapai 21.360 ton, jagung 26.022 ton, ubi kayu 23.100 ton, dan kacang tanah 4.640 ton. Semua hasil tanaman pangan terkonsentrasi di Kecamatan Pondok Suguh, Muko-muko Utara, dan Lubuk Pinang.
Sementara Produksi hasil perkebunan yang dominan kelapa sawit 41.844 ton dan karet 55.965 ton terkonsentrasi di Kecamatan Mukomuko Selatan, Pondok Suguh, dan Lubuk Pinang. Hasil perkebunan lain; kopi, cengkeh dan lada, meski tidak sebesar karet dan kelapa sawit. Di luar itu, hasil hutan yang menonjol antara lain kayu gergajian 15.500 M3, rotan 44.000 batang, dan damar 300 ton.
Menyadari betapa besar peran sektor perkebunan, Pemkab Mukomuko dalam tiga tahun terakhir ini aktif menggiatkan kegiatan industri berbasis pertanian. Seperti industri pengolahan kopi, makanan dan minuman hasil pertanian. Selain itu objek wisata mulai dikembangkan dengan basis pertanian dan perkebunan kopi. Klaster untuk Mukomuko adalah hasil perkebunan karet, kelapa sawit dan agrowisata. Semua itu masih dapat dikembangkan ke depan.
| Nama Daerah | : | Kabupaten Mukomuko | |
| Status | : | Kabupaten | |
| Luas | : | 4.037 | km2 |
| Jumlah Kecamatan | : | 5 | Kecamatan |
| Penduduk Laki-Laki | : | 72.584 | jiwa |
| Penduduk Perempuan | : | 66.006 | jiwa |
| Jumlah Penduduk | : | 138.590 | jiwa |
|
Chart.
|
Peta Ekonomi Kabupaten Mukomuko
|
Chart.
|
Potensi Ekonomi Andalan Kabupaten Mukomuko
PERTANIAN, PETERNAKAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN
Kehutanan
| Produksi Hasil Hutan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Kayu Bulat | 15.500,00 | meter kubik | ||
| Kayu Gergajian | 10.086,00 | meter kubik | ||
| Rotan Jenis Lain | 44.000,00 | ton | ||
| Damar | 300,00 | ton |
Perikanan
| Perikanan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Nilai Produksi Laut | 7.248.000,00 | Rp | ||
| Produksi Laut | 604,00 | Kecamatan Pondok Suguh | 275,00 | ton |
| Kecamatan Mukomuko Selatan | 221,00 | |||
| Kecamatan Mukomuko Utara | 108,00 |
Peternakan dan Hasil-hasilnya
| Peternakan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kambing | 10.204,00 | Kecamatan Teras Terunjam | 3.302,00 | ekor |
| Kecamatan Lubuk Batang | 2.100,00 | |||
| Kecamatan Mukomuko Selatan | 1.994,00 | |||
| Sapi | 7.361,00 | Kecamatan Mukomuko Utara | 1.854,00 | ekor |
| Kerbau | 1.641,00 | Kecamatan Mukomuko Selatan | 681,00 | ekor |
| Kecamatan Mukomuko Utara | 476,00 | |||
| Kecamatan Teras Terunjam | 281,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Padi dan Palawija | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Padi Sawah | 39.195,00 | Kecamatan Lubuk Pinang | 17.895,00 | ton |
| Kecamatan Teras Terunjam | 8.978,00 | |||
| Kecamatan Mukomuko Utara | 7.604,00 | |||
| Ubi Kayu | 23.100,00 | Kecamatan Lubuk Pinang | 13.500,00 | ton |
| Kecamatan Mukomuko Utara | 3.810,00 | |||
| Kecamatan Teras Terunjam | 2.235,00 | |||
| Jagung | 21.360,00 | Kecamatan Lubuk Pinang | 8.240,00 | ton |
| Kecamatan Mukomuko Utara | 6.035,00 | |||
| Kecamatan Teras Terunjam | 3.635,00 | |||
| Padi Ladang | 6.093,00 | Kecamatan Pondok Suguh | 3.411,00 | ton |
| Kecamatan Mukomuko Selatan | 1.488,00 | |||
| Kecamatan Teras Terunjam | 592,00 | |||
| Kacang Tanah | 4.640,00 | Kecamatan Pondok Suguh | 4.640,00 | ton |
| Kecamatan Lubuk Pinang | 628,00 | |||
| Kecamatan Mukomuko Utara | 558,00 |
Tanaman Perkebunan
| Perkebunan | Jumlah | Kecamtan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Karet | - | Kecamatan Pondok Suguh | 69.932,00 | ton |
| Kecamatan Lubuk Pinang | 55.965,00 | |||
| Kecamatan Teras Terunjam | 4.773,00 | |||
| Kelapa Sawit | Kecamatan Mukomuko Selatan | 68.205,00 | ton | |
| Kecamatan Lubuk Pinang | 41.844,00 | |||
| Kecamatan Pondok Suguh | 1.206,00 |
INDUSTRI PENGOLAHAN
Industri Bukan Migas
| Kelompok Industri | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Industri Batu Bara | 52,00 | unit | ||
| Servis Mesin | 40,00 | unit | ||
| Industri Penerbitan | 27,00 | unit | ||
| Industri Pertanian | 25,00 | unit |
Sumber : Kabupaten Mukomuko dalam Angka 2005, BPS Kabupaten Mukomuko

