KABUPATEN OGAN ILIR
Kabupaten Ogan Ilir merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Sumatera Selatan. Daerahnya berada di jalur lintas timur Sumatera dengan ibukota Indralaya, dan terletak sekitar 35 Km2 dari Kota Palembang. Di kabupaten ini juga berlokasi kampus Universitas Sriwijaya.
Daerah yang luasnya mencapai 2.666,07 Km2 ini berpenduduk 365.333 orang, dan mayoritas penduduknya berprofesi di bidang pertanian. Kabupaten yang memiliki 16 Kecamatan ini juga memiliki penduduk asli berasal dari suku Ogan, terdiri dari tiga sub-suku, yakni; Pepagan Ulu, Penesak, dan Pegagan Ilir.
Melihat peta ekonomi Kabupaten Ogan Ilir, sektor Pertanian memberi kontribusi terbesar terhadap PDRB yang ada mencapai 45 persen, disusul Perdagangan 28 persen; Industri Pengolahan 15 persen, dan Jasa-jasa 12 persen.
Bagaimana sumbangan riil dari sektor pertanian terhadap perekonomian di Ogan Ilir? Ternyata tanaman tebu memberi andil terbesar, mencapai 864.157,90 ton. Hasil produksi tebu diperoleh dari perkebunan swasta nasional 851.386 ton dan perkebunan rakyat 12.771,90 ton, terkonsentrasi di daerah Mesuji, Kayu Agung dan Tanjung Lubuk.
Sedangkan produksi kelapa sawit rakyat dan swasta mencapai 135.878 ton dan produksi karet 27.843,47 ton. Hasil tanaman kelapa sawit itu berasal dari perkebunan rakyat 46.614 ton dan perkebunan swasta nasional 89.264 ton sedangkan karet dari perkebunan rakyat 17.487,50 ton dan perkebunan swasta nasional 10.355,47 ton, terkonsentrasi di Kecamatan Rambang Kuang, Indralaya Utara, Indralaya Selatan, Payaraman, dan Tanjung Batu.
Sementara, hasil tanaman pangan yang menonjol, padi mencapai 163.807,50 ton, kacang tanah 538 ton, kacang kedelai 208 ton, jagung 1.746 ton, ubi kayu 2.580 ton, dan buah-buahan terutama pisang 30.360 ton atau mangga 14.365 ton, durian 6.100 ton, nanas 52.286 ton, rambutan 3.465 ton, semangka 5.225 ton, terkonsentrasi di kecamatan Payaraman, Pamulutan, Indralaya Selatan, Indralaya, Muara Kuang, Rambang Kuang, Tanjung Raja, Tanjung Batu, dan Sungai Pinang. Semuanya itu, memberi andil yang cukup besar dalam mengisi pundit-pundi keuangan daerah.
Oleh karena itu, ke depan Kabupaten Ogan Ilir harus tetap berkonsentrasi pada sektor pertanian dan perkebunan sambil mengembangkan industri olahan bahan makanan dan minuman hasil pertanian. Untuk klaster di daerah ini, idealnya tetap berkoentrasi pada tanaman tebu, kelapa sawit, padi dan buah-buahan. Sehingga upaya intensifikasi lahan pertanian, peremajaan tanaman perkebunan, dan peningkatan kualitas SDM tak bisa ditawar-tawar lagi sekarang ini.
Daerah yang luasnya mencapai 2.666,07 Km2 ini berpenduduk 365.333 orang, dan mayoritas penduduknya berprofesi di bidang pertanian. Kabupaten yang memiliki 16 Kecamatan ini juga memiliki penduduk asli berasal dari suku Ogan, terdiri dari tiga sub-suku, yakni; Pepagan Ulu, Penesak, dan Pegagan Ilir.
Melihat peta ekonomi Kabupaten Ogan Ilir, sektor Pertanian memberi kontribusi terbesar terhadap PDRB yang ada mencapai 45 persen, disusul Perdagangan 28 persen; Industri Pengolahan 15 persen, dan Jasa-jasa 12 persen.
Bagaimana sumbangan riil dari sektor pertanian terhadap perekonomian di Ogan Ilir? Ternyata tanaman tebu memberi andil terbesar, mencapai 864.157,90 ton. Hasil produksi tebu diperoleh dari perkebunan swasta nasional 851.386 ton dan perkebunan rakyat 12.771,90 ton, terkonsentrasi di daerah Mesuji, Kayu Agung dan Tanjung Lubuk.
Sedangkan produksi kelapa sawit rakyat dan swasta mencapai 135.878 ton dan produksi karet 27.843,47 ton. Hasil tanaman kelapa sawit itu berasal dari perkebunan rakyat 46.614 ton dan perkebunan swasta nasional 89.264 ton sedangkan karet dari perkebunan rakyat 17.487,50 ton dan perkebunan swasta nasional 10.355,47 ton, terkonsentrasi di Kecamatan Rambang Kuang, Indralaya Utara, Indralaya Selatan, Payaraman, dan Tanjung Batu.
Sementara, hasil tanaman pangan yang menonjol, padi mencapai 163.807,50 ton, kacang tanah 538 ton, kacang kedelai 208 ton, jagung 1.746 ton, ubi kayu 2.580 ton, dan buah-buahan terutama pisang 30.360 ton atau mangga 14.365 ton, durian 6.100 ton, nanas 52.286 ton, rambutan 3.465 ton, semangka 5.225 ton, terkonsentrasi di kecamatan Payaraman, Pamulutan, Indralaya Selatan, Indralaya, Muara Kuang, Rambang Kuang, Tanjung Raja, Tanjung Batu, dan Sungai Pinang. Semuanya itu, memberi andil yang cukup besar dalam mengisi pundit-pundi keuangan daerah.
Oleh karena itu, ke depan Kabupaten Ogan Ilir harus tetap berkonsentrasi pada sektor pertanian dan perkebunan sambil mengembangkan industri olahan bahan makanan dan minuman hasil pertanian. Untuk klaster di daerah ini, idealnya tetap berkoentrasi pada tanaman tebu, kelapa sawit, padi dan buah-buahan. Sehingga upaya intensifikasi lahan pertanian, peremajaan tanaman perkebunan, dan peningkatan kualitas SDM tak bisa ditawar-tawar lagi sekarang ini.
| Nama Daerah | : | Kabupaten Ogan Ilir | |
| Status | : | Kabupaten | |
| Luas | : | 2.666 | km2 |
| Jumlah Kecamatan | : | 16 | Kecamatan |
| Penduduk Laki-Laki | : | 181.702 | jiwa |
| Penduduk Perempuan | : | 183.631 | jiwa |
| Jumlah Penduduk | : | 365.333 | jiwa |
|
Chart.
|
Peta Ekonomi Kabupaten Ogan Ilir
|
Chart.
|
Potensi Ekonomi Andalan Kabupaten Ogan Ilir
PERTANIAN, PETERNAKAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN
Perikanan
| Perikanan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Tangkap | 7.224.957,00 | kilogram | ||
| Budidaya | 2.595.050,00 | kilogram |
Peternakan dan Hasil-hasilnya
| Peternakan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ayam Buras | 398.900,00 | Kecamatan Indralaya Selatan | 37.300,00 | ekor |
| Kecamatan Rantau Panjang | 33.500,00 | |||
| Kecamatan Rantau Alai | 32.800,00 | |||
| Ras Pedaging | 326.500,00 | Kecamatan Indralaya Utara | 178.300,00 | ekor |
| Kecamatan Indralaya | 64.000,00 | |||
| Kecamatan Kandis | 11.600,00 | |||
| Ras Petelur | 61.000,00 | Kecamatan Indralaya Utara | 36.000,00 | ekor |
| Kecamatan Pemulutan Barat | 25.000,00 | |||
| Itik | 33.000,00 | Kecamatan Rantau Panjang | 5.800,00 | ekor |
| Kecamatan Pemulutan | 4.200,00 | |||
| Kecamatan Rantau Alai | 3.900,00 | |||
| Sapi | 13.171,00 | Kecamatan Indralaya | 3.330,00 | ekor |
| Kecamatan Tanjung Batu | 2.581,00 | |||
| Kecamatan Muara Kuang | 1.475,00 | |||
| Kambing | 12.668,00 | Kecamatan Rantau Panjang | 1.770,00 | ekor |
| Kecamatan Payaraman | 1.414,00 | |||
| Kecamatan Sungai Pinang | 1.285,00 | |||
| Domba | 3.316,00 | Kecamatan Payaraman | 875,00 | ekor |
| Kecamatan Rantau Panjang | 526,00 | |||
| Kecamatan Tanjung Batu | 351,00 | |||
| Kerbau | 1.392,00 | Kecamatan Pemulutan Selatan | 532,00 | ekor |
| Kecamatan Indralaya | 228,00 | |||
| Kecamatan Tanjung Batu | 162,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Buah-buahan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Nanas | 52.286,00 | Kecamatan Tanjung Batu | 8.008,00 | ton |
| Kecamatan Tanjung Raja | 7.020,00 | |||
| Kecamatan Indralaya Utara | 5.876,00 | |||
| Pisang | 30.360,00 | Kecamatan Sungai Pinang | 2.508,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Selatan | 2.398,00 | |||
| Kecamatan Indralaya | 2.332,00 | |||
| Mangga | 14.365,00 | Kecamatan Indralaya | 1.794,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Selatan | 1.365,00 | |||
| Kecamatan Pemulutan | 1.196,00 | |||
| Duku | 6.100,00 | Kecamatan Sungai Pinang | 998,00 | ton |
| Kecamatan Tanjung Raja | 936,00 | |||
| Kecamatan Rantau Panjang | 842,00 | |||
| Semangka | 5.225,00 | Kecamatan Indralaya Utara | 969,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Selatan | 855,00 | |||
| Kecamatan Tanjung Raja | 808,00 | |||
| Nangka | 2.350,00 | Kecamatan Indralaya | 275,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Selatan | 225,00 | |||
| Kecamatan Tanjung Raja | 225,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Padi dan Palawija | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Padi Sawah | 155.708,00 | Kecamatan Indralaya | 19.609,00 | ton |
| Kecamatan Pemulutan | 19.519,00 | |||
| Kecamatan Muara Kuang | 13.718,00 | |||
| Padi Ladang | 8.100,00 | Kecamatan Tanjung Batu | 2.295,00 | ton |
| Kecamatan Rambang Kuang | 1.479,00 | |||
| Kecamatan Muara Kuang | 1.395,00 | |||
| Ubi Kayu | 2.580,00 | Kecamatan Indralaya Utara | 675,00 | ton |
| Kecamatan Muara Kuang | 270,00 | |||
| Kecamatan Indralaya | 255,00 | |||
| Jagung | 1.746,00 | Kecamatan Indralaya | 633,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 459,00 | |||
| Kecamatan Indralaya Selatan | 165,00 | |||
| Kacang Tanah | 538,00 | Kecamatan Pemulutan | 194,00 | ton |
| Kecamatan Pemulutan Barat | 170,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Sayur-sayuran | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ketimun | 5.040,00 | Kecamatan Indralaya | 720,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 585,00 | |||
| Kecamatan Pemulutan Selatan | 330,00 | |||
| Kacang Panjang | 3.168,00 | Kecamatan Indralaya | 396,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 324,00 | |||
| Kecamatan Rantau Alai | 216,00 | |||
| Cabe | 2.640,00 | Kecamatan Indralaya | 408,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 243,00 | |||
| Kecamatan Tanjung Raja | 210,00 | |||
| Terung | 2.420,00 | Kecamatan Indralaya | 330,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 242,00 | |||
| Kecamatan Tanjung Batu | 220,00 | |||
| Tomat | 1.470,00 | Kecamatan Indralaya | 168,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 140,00 | |||
| Kecamatan Rantau Alai | 112,00 |
Tanaman Perkebunan
| Perkebunan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kelapa Sawit | 46.614,00 | Kecamatan Rambang Kuang | 31.725,00 | ton |
| Kecamatan Indralaya Utara | 11.664,00 | |||
| Kecamatan Indralaya Selatan | 3.225,00 | |||
| Karet | 17.488,00 | Kecamatan Payaraman | 6.332,00 | ton |
| Kecamatan Rambang Kuang | 4.332,00 | |||
| Kecamatan Muara Kuang | 1.933,00 |
INDUSTRI PENGOLAHAN
Industri Bukan Migas
| Data Industri | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Tenun dan Kain Songket | 1.639,00 | unit | ||
| Makanan | 396,00 | unit | ||
| Pandai Besi | 380,00 | unit | ||
| Anyaman Purun | 82,00 | unit |
Sumber : Kabupaten Ogan Ilir dalam Angka 2006, BPS Kabupaten Ogan Ilir

