SSS KAS
HOME| GORONTALO | ADVANCED SEARCH | LIVE SEARCH



KABUPATEN POHUWATO


Kabupaten Pohuwato awalnya merupakan bagian administratif pemerintahan Boalemo dari tahun 1999 – Mei 2003. Sejak tahun 2002, sebelum terbentuk Kabupaten Pohuwato, keinginan masyarakat membentuk kabupaten secara definitif begitu kuat. Kuatnya keinginan itu dipengaruhi polemik kedudukan Ibukota Boalemo, yang tertuang dalam UU No. 50 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Boalemo, Kabupaten Buol dan Kabupaten Morowali, yang untuk sementara Ibukota Boalemo berkedudukan di Tilamuta.

Setelah 5 tahun pemerintahan daerah berjalan, ibukota kabupaten harus dialihkan ke kecamatan Marisa. Polemik itu akhirnya disikapi masyarakat dan pemerintah untuk mengupayakan penyelesaian secara damai dan bijaksana.

Kabupaten ini merupakan kabupaten yang berada di ujung Barat Propinsi Gorontalo. Wilayahnya di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Buol, di Selatan berbatasan dengan Teluk Tomini, di Barat berbatasan dengan Kabupaten Parigi Moutong dan di Timur berbatasan dengan Kabupaten Boalemo. Luas wilayah 4.244,31 Km2, yang meliputi 7 kecamatan.

Kabupaten ini memiliki areal ladang jagung disepanjang jalan Trans-Sulawesi yang menjadi modal perekonomian dan menjadikan kabupaten ini sebagai penghasil jagung pripil dalam skala propinsi. Sekitar 40 persen jagung dari Gorontalo disumbangkan kabupaten ini. Pertanian banyak diminati penduduk sedangkan untuk perkebunan belum dikembangkan.

Tanaman perkebunan yang upayakan penduduk adalah kelapa. Selain itu ada tanaman jambu mete, kakao, kopi, kemiri, cengkeh, dan lada dalam bentuk perkebunan rakyat, meski areal dan produksinya masih dalam skala kecil.

Hutan banyak tersebar dan mendominasi, lebih dari 70 persen wilayah kabupaten berupa hutan dengan luas keseluruhan sekitar 334.000 hektar. Sekitar 68 persen hutan berstatus hutan produksi.

Potensi hasil laut, terutama; Ikan Tuna, Cakalang, Tongkol sebanyak 2.100 ton. Jenis yang lebih kecil; Ikan Layur, Selar, dan Teri sebanyak 4.030 ton, ditambah kerapu, Baronang dan Kuwe sebanyak 4.070 ton per tahun telah dimanfaatkan para nelayan. Rumput laut juga memiliki potensi besar dengan luas lebih dari 900 hektar dan mampu menghasilkan 18.000 ton. Masih ada potensi mutiara yang dapat dikembangkan di lahan seluas 1.000 hektar dan udang windu di tambak 9.000 hektar. Potensi daerah Pohuwato dalam perikanan masih signifikan. Kabupaten ini menjadi pusat produksi perikanan untuk daerah Gorontalo.

Teluk Tomini menjadi pantai wisata. Pantai Bumbulan dengan pasir halus telah menyiapkan diri dengan keberadaan restoran serta anjungan-anjungan di sepanjang pantai. Perkampungan Suku Bajo di atas air menjadi obyek wisata budaya yang unik dan menarik. Potensi pariwisata di kabupaten ini dapat lebih dikembangkan mengingat wilayahnya di jalur Trans-Sulawesi yang menghubungkan Manado dan Palu, sehingga menjadi tempat persinggahan para pengguna transportasi darat.

Kabupaten ini merupakan kabupaten penghasil pertanian untuk jenis tanaman pangan, buah-buahan, dan sayur-sayuran, kacang-kacangan, peternakan dan perikanan. Pertanian yang menyumbang 46,2 persen pada PDRB tersebar di tujuh kecamatan.

Untuk peternakan seperti Sapi banyak terdapat di Kecamatan Popayato, Randangan dan Talutidi. Ternak Kambing banyak terdapat di Randangan dan Marisa. Sedangkan Babi banyak terdapat di Leminto dan Randangan.

Jenis peternakan Ayam Buras banyak terdapat di Kecamatan Popayato, Randangan dan Marisa, Ayam Ras di Marisa. Sedangkan Itik banyak terdapat di Randangan dan Paguat. Posisinya yang berbatasan dengan laut, membuat kabupaten ini menjadi penghasil ikan laut yang terkonsentrasi di Kecamatan Popayato, Lemoti, Marisa dan Paguat. Sedangakan perikanan umum di Lemito dan Paguat dan ikan budidaya di kecamatan Randangan.

Perdagangan, hotel dan restoran merupakan sektor penyumbang terbesar setelah pertanian. Kontribusi sektor ini mencapai 17,2 persen dengan nilai ekonomi Rp 67 milyar lebih. Hotel dan penginapan banyak terdapat di Kecamatan Marisa dari total jumlah 4 hotel 9 penginapan yang tersedia di kebupaten tersebut 4 hotel dan 4 penginapan terletak di Kecamatan Marisa. Posisinya sebagai ibu kota kebupten, menjadikan Kecamatan lebih ramai di bandingkan kecamatan lain.

Sektor lain yang memberi kontribusi signifikan pada perekonomian Pahuwato adalah sektor jasa-jasa. Besaran kontribusi sektor ini pada pembentukan PDRB yaitu 9,49 persen lebih disebabkan besaran APBD dari pada kontribusi jasa-jasa lainnya. Ke depan sektor pertanian dan perdagangan harus terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.






Nama Daerah : Kabupaten Pohuwato
Status : Kabupaten
Luas : 4.244 km2
Jumlah Kecamatan : 7 Kecamatan
Penduduk Laki-Laki : 57.721 jiwa
Penduduk Perempuan : 56.929 jiwa
Jumlah Penduduk : 114.650 jiwa


Chart.

Peta Ekonomi Kabupaten Pohuwato


Chart.

Potensi Ekonomi Andalan Kabupaten Pohuwato

PERTANIAN, PETERNAKAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN

Perikanan
PerikananTotalKecamatanJumlahSatuan
Laut7.444,60Kecamatan Marisa2.419,70ton
Kecamatan Popayato2.120,20
Kecamatan Lemito1.931,40
Umum472,00Kecamatan Lemito424,00ton
Kecamatan Popayato48,00
Budidaya376,00Kecamatan Randangan305,00ton
Kecamatan Popayato28,00
Peternakan dan Hasil-hasilnya
PeternakanTotalKecamatanJumlahSatuan
Sapi42.531,00Kecamatan Randangan7.839,00ekor
Kecamatan Taluditi7.436,00
Kecamatan Popayato7.116,00
Ayam Buras39.070,00Kecamatan Popayato11.189,00ekor
Kecamatan Marisa10.220,00
Kecamatan Randangan10.068,00
Kambing17.346,00Kecamatan Marisa3.610,00ekor
Kecamatan Randangan3.405,00
Babi3.035,00Kecamatan Randangan1.295,00ekor
Kecamatan Lemito1.019,00
Itik2.236,00Kecamatan Randangan1.120,00ekor
Kecamatan Paguat410,00
Ayam Ras500,00Kecamatan Marisa500,00ekor
Tanaman Bahan Makanan
Kacang KacanganTotalSatuan
Kacang Kedelai 5.099,20ton
Kacang Tanah 251,71ton
Kacang Hijau 122,08ton
Tanaman Bahan Makanan
Padi dan PalawijaTotalSatuan
Jagung 243.397,60ton
Padi 21.417,68ton
Padi Ladang 266,16ton
Tanaman Bahan Makanan
Sayuran dan BuahTotalSatuan
Kedongdong 4.912,70ton
Pisang 2.258,37ton
Jeruk 945,08ton
Ketimun 826,40ton
Cabai 597,68ton
Nangka 583,46ton
Mangga 543,10ton
Kangkung 504,42ton
Durian 147,42ton
Jambu Biji 47,95ton
Pepaya 38,71ton
Tanaman Perkebunan
PerkebunanTotalSatuan
Jambu Mete 477,40ton
Kemiri 348,40ton
Kopi 63,40ton
Kelapa 30,71ton
Tembakau 11,20ton
Vanili 10,50ton

PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN

Hotel
AkomodasiTotalKecamatanJumlahSatuan
Penginapan5,00Kecamatan Marisa4,00unit
Kecamatan Lemito1,00
Hotel4,00Kecamatan Marisa4,00unit
Perdagangan Besar dan Eceran
PasarTotalKecamatanJumlahSatuan
Permanen9,00Kecamatan Paguat3,00unit
Kecamatan Popayato2,00
Kecamatan Taluditi1,00
Kecamatan Marisa1,00
Kecamatan Randangan1,00
Kecamatan Lemito1,00
Non Permanen5,00Kecamatan Patilanggio1,00unit
Kecamatan Popayato1,00
Kecamatan Lemito1,00
Kecamatan Marisa1,00
Kecamatan Taluditi1,00
Restoran
Rumah MakanTotalKecamatanJumlahSatuan
Rumah Makan32,00Kecamatan Marisa11,00unit
Kecamatan Popayato8,00
Kecamatan Paguat6,00
Restoran2,00Kecamatan Marisa2,00unit

KEUANGAN, PERSEWAAN DAN JASA PERUSAHAAN

Lembaga Keuangan Bukan Bank
KoperasiTotalKecamatanJumlahSatuan
Koperasi11,00Kecamatan Lemito5,00unit
Kecamatan Popayato2,00
Kecamatan Randangan2,00
Kecamatan Marisa1,00
Kecamatan Paguat1,00

INDUSTRI PENGOLAHAN

Industri Bukan Migas
PerusahaanTotalKecamatanJumlahSatuan
Menengah dan Kecil1.220,00Kecamatan Marisa513,00unit
Kecamatan Popayato215,00
Kecamatan Paguat189,00
Besar7,00Kecamatan Marisa4,00unit
Kecamatan Popayato2,00
Kecamatan Paguat1,00


Sumber : Kabupaten Pohuwato dalam Angka 2006, BPS Kabupaten Pohuwato