
JAMBI
Propinsi Jambi berada di bagian tengah Pulau Sumatera, sebagian besar menempati Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari. Secara administratif Propinsi Jambi luasnya 53.435 Km² terbagi menjadi 9 kabupaten dan satu Kota serta 103 Kecamatan. Jumlah penduduknya lebih dari 2.683.100 orang.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Propinsi Jambi tahun 2007 tumbuh sebesar 1,5 persen dibanding tahun 2006. Pertumbuhan PDRB terjadi di semua sektor dengan laju pertumbuhan tertinggi pada sektor perdagangan 9,4 persen, industri pengolahan 3,9 persen, dan terkecil sektor pertambangan 1,1 persen. PDRB menurut harga konstan tahun 2000 sebesar Rp. 14.247,42 Milyar, tetapi penggunaan terbesar untuk konsumsi rumah tangga mencapai 65,3 persen.
Sumbangan terbesar PDRB yang ada, adalah sektor pertanian 30,11 persen, sektor perdagangan 17,36 persen, dan sektor industri pengolahan 13,79 persen.
Apa yang dihasilkan dari sektor pertanian itu dan dari daerah mana? Hasil produksi pertanian yang menonjol antara lain padi 544.597 ton, terkonsentransi di Kabupaten Kerinci, Tanjab Timur, dan Merangin.
Sementara hasil Palawija yang menonjol adalah ubi kayu 40.780 ton, jagung 29.289 ton, ubi jalar 29.261 ton, terkonsentrasi di kabupaten Merangin, Muara Jambi, Kerinci dan Bungo.
Selain itu daerah Jambi juga potensial menghasilkan tanaman buah-buahan, terutama durian 33.456 ton, duku 21.531 ton, pisang 28.722 ton, rambutan 19.146 ton, nangka 13.750 ton dan manggis 4.896 ton. Hasil sayur-sayuran terutama kentang 46.640 ton, kubis 28.777 ton, kacang panjang 5.644 ton, cabe 8.563 ton, dan terong 6.258 ton. Baik tanaman sayur-sayuran maupun buah-buahan banyak dihasilkan dari Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batang Hari, Tebo, Bungo dan Muara Jambi.
Sedangkan hasil tanaman perkebunan yang menonjol adalah karet 255.702 ton, kelapa sawit 1.009.448 ton, kelapa dalam 119.879 ton, Kayu Manis 64.128 ton, Kopi 7.764 ton, dan Teh 5.817 ton. Daerah Jambi termasuk daerah perkebunan, banyak menghasilkan jenis tanaman perkebunan. Hasil perkebunan terkonentrasi di Bungo, Tebo, Merangin, Muara Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Sarolangun sebagai pusat perkebunan rakyat.
Sementara, hasil ternak di daerah ini cukup menjanjikan, seperti; Itik 495.587 ekor, Ayam Buras 3.646.337 ekor, Ayam Pedaging 11.539.188 ekor, Ayam Petelur 509.623 ekor. Produksi telur Ayam Buras 1.460.698 Kg, Ayam Ras 2.974.411 Kg, dan telur Itik 2.194.344 Kg. Sedangkan populasi ternak lain, seperti Sapi 118.160 ekor, Kambing 137.988 ekor, Domba 47.000 ekor, dan Babi 13.256 ekor. Untuk pemotongan ternak, Sapi mencapai 19.576 ekor, Kerbau 11.842 ekor, Kambing 28.041 ekor, dan Babi 7.270 ekor. Daerah pemotongan ternak terkonsentrasi di Kota Jambi, Kabupaten Muara Jambi, Kerinci, Bungo, Tebo, dan Merangin.
Sedangkan produksi ikan, terutama ikan kolam dan keramba, masing-masing mencapai 6.033,2 ton dan 5.616,7 ton dengan nilai lebih dari Rp 63 juta dan Rp 57 juta, terkonsentrasi di Batang Hari, Muara Jambi, dan Kota Jambi.
Sedangkan hasil hutan yang menonjol adalah kayu bulat 322.062,25 M3, bahan baku serpih 4.428.278,45 M3 dan pulp 697.390,46 M3. Hasil hutan banyak dihasilkan dari Kabupaten Merangin, Sarolangun, Kerinci dan Muara Jambi. Tetapi sayang, hutan di Propinsi Jambi sudah mulai gundul, akibat maraknya illegal logging yang merambah daerah ini dalam 10 tahun terakhir.
Selain hasil produksi di atas, sektor industri kini merupakan sektor andalan dalam perekonomian Jambi. Total industri besar mencapai 89 buah mampu menyerap tenaga kerja sekitar 37 ribu orang. Daerah sentra industri di Jambi adalah Kota Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, Kabupaten Sarolangun, dan Kabupaten Batang Hari. Jenis perusahaan industri besar seperti; pabrik pulp, CPO, crumb rubber, glue, dan minyak kalapa.
Selain itu, pertumbuhan sektor jasa sebagian besar dihasilkan dari penerimaan pemerintah daerah, terkait pajak dan retribusi yang mencapai 24 persen. Sektor perdagangan, hotel dan restoran meningkat 18 persen, dihasilkan dari sub sektor perdagangan besar. Aktivitas itu memberi kontribusi terhadap sektor angkutan dan komunikasi yang tumbuh pesat di Propinsi Jambi.
Untuk klaster di Jambi perlu dipertahankan perkebunan karet, kelapa sawit, kopi, padi, dan ikan patin. Karena itu, industri pengolahan hasil pertanian, berikut perikanan dan perdagangan komoditi pertanian dan perkebunan harus dikembangkan ke depan untuk menambah keuangan daerah dan devisa negara. Karena, hal itu akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat di Jambi.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Propinsi Jambi tahun 2007 tumbuh sebesar 1,5 persen dibanding tahun 2006. Pertumbuhan PDRB terjadi di semua sektor dengan laju pertumbuhan tertinggi pada sektor perdagangan 9,4 persen, industri pengolahan 3,9 persen, dan terkecil sektor pertambangan 1,1 persen. PDRB menurut harga konstan tahun 2000 sebesar Rp. 14.247,42 Milyar, tetapi penggunaan terbesar untuk konsumsi rumah tangga mencapai 65,3 persen.
Sumbangan terbesar PDRB yang ada, adalah sektor pertanian 30,11 persen, sektor perdagangan 17,36 persen, dan sektor industri pengolahan 13,79 persen.
Apa yang dihasilkan dari sektor pertanian itu dan dari daerah mana? Hasil produksi pertanian yang menonjol antara lain padi 544.597 ton, terkonsentransi di Kabupaten Kerinci, Tanjab Timur, dan Merangin.
Sementara hasil Palawija yang menonjol adalah ubi kayu 40.780 ton, jagung 29.289 ton, ubi jalar 29.261 ton, terkonsentrasi di kabupaten Merangin, Muara Jambi, Kerinci dan Bungo.
Selain itu daerah Jambi juga potensial menghasilkan tanaman buah-buahan, terutama durian 33.456 ton, duku 21.531 ton, pisang 28.722 ton, rambutan 19.146 ton, nangka 13.750 ton dan manggis 4.896 ton. Hasil sayur-sayuran terutama kentang 46.640 ton, kubis 28.777 ton, kacang panjang 5.644 ton, cabe 8.563 ton, dan terong 6.258 ton. Baik tanaman sayur-sayuran maupun buah-buahan banyak dihasilkan dari Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun, Batang Hari, Tebo, Bungo dan Muara Jambi.
Sedangkan hasil tanaman perkebunan yang menonjol adalah karet 255.702 ton, kelapa sawit 1.009.448 ton, kelapa dalam 119.879 ton, Kayu Manis 64.128 ton, Kopi 7.764 ton, dan Teh 5.817 ton. Daerah Jambi termasuk daerah perkebunan, banyak menghasilkan jenis tanaman perkebunan. Hasil perkebunan terkonentrasi di Bungo, Tebo, Merangin, Muara Jambi, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Sarolangun sebagai pusat perkebunan rakyat.
Sementara, hasil ternak di daerah ini cukup menjanjikan, seperti; Itik 495.587 ekor, Ayam Buras 3.646.337 ekor, Ayam Pedaging 11.539.188 ekor, Ayam Petelur 509.623 ekor. Produksi telur Ayam Buras 1.460.698 Kg, Ayam Ras 2.974.411 Kg, dan telur Itik 2.194.344 Kg. Sedangkan populasi ternak lain, seperti Sapi 118.160 ekor, Kambing 137.988 ekor, Domba 47.000 ekor, dan Babi 13.256 ekor. Untuk pemotongan ternak, Sapi mencapai 19.576 ekor, Kerbau 11.842 ekor, Kambing 28.041 ekor, dan Babi 7.270 ekor. Daerah pemotongan ternak terkonsentrasi di Kota Jambi, Kabupaten Muara Jambi, Kerinci, Bungo, Tebo, dan Merangin.
Sedangkan produksi ikan, terutama ikan kolam dan keramba, masing-masing mencapai 6.033,2 ton dan 5.616,7 ton dengan nilai lebih dari Rp 63 juta dan Rp 57 juta, terkonsentrasi di Batang Hari, Muara Jambi, dan Kota Jambi.
Sedangkan hasil hutan yang menonjol adalah kayu bulat 322.062,25 M3, bahan baku serpih 4.428.278,45 M3 dan pulp 697.390,46 M3. Hasil hutan banyak dihasilkan dari Kabupaten Merangin, Sarolangun, Kerinci dan Muara Jambi. Tetapi sayang, hutan di Propinsi Jambi sudah mulai gundul, akibat maraknya illegal logging yang merambah daerah ini dalam 10 tahun terakhir.
Selain hasil produksi di atas, sektor industri kini merupakan sektor andalan dalam perekonomian Jambi. Total industri besar mencapai 89 buah mampu menyerap tenaga kerja sekitar 37 ribu orang. Daerah sentra industri di Jambi adalah Kota Jambi, Kabupaten Tanjab Timur, Kabupaten Sarolangun, dan Kabupaten Batang Hari. Jenis perusahaan industri besar seperti; pabrik pulp, CPO, crumb rubber, glue, dan minyak kalapa.
Selain itu, pertumbuhan sektor jasa sebagian besar dihasilkan dari penerimaan pemerintah daerah, terkait pajak dan retribusi yang mencapai 24 persen. Sektor perdagangan, hotel dan restoran meningkat 18 persen, dihasilkan dari sub sektor perdagangan besar. Aktivitas itu memberi kontribusi terhadap sektor angkutan dan komunikasi yang tumbuh pesat di Propinsi Jambi.
Untuk klaster di Jambi perlu dipertahankan perkebunan karet, kelapa sawit, kopi, padi, dan ikan patin. Karena itu, industri pengolahan hasil pertanian, berikut perikanan dan perdagangan komoditi pertanian dan perkebunan harus dikembangkan ke depan untuk menambah keuangan daerah dan devisa negara. Karena, hal itu akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat di Jambi.
* Peta diadaptasi dari aselinya yang diperoleh dari www.bakosurtanal.go.id
| Nama Daerah | : | Jambi |
| Ibu Kota | : | Jambi |
| Status | : | Provinsi |
| Luas | : | 53.435 km2 |
| Jumlah Kabupaten | : | 9 Kabupaten |
| Jumlah Kota | : | 1 Kota |
| Jumlah Kecamatan | : | 103 Kecamatan |
| Penduduk Laki-Laki | : | 1.365.132 jiwa |
| Penduduk Perempuan | : | 1.317.967 jiwa |
| Jumlah Penduduk | : | 2.683.099 jiwa |
Chart.
|
Peta Ekonomi Provinsi Jambi
|
Chart.
|
Potensi Ekonomi Andalan Provinsi Jambi
| Perikanan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kolam | 63.750.558,00 | Kabupaten Muara Jambi | 37.709.235,00 | Rp. (000) |
| Kota Jambi | 5.945.500,00 | |||
| Kabupaten Batang Hari | 2.620.400,00 | |||
| Keramba | 57.550.609,00 | Kabupaten Batang Hari | 23.583.000,00 | Rp. (000) |
| Kabupaten Muara Jambi | 21.305.350,00 | |||
| Kota Jambi | 7.304.800,00 | |||
| Kolam | 6.033,00 | Kabupaten Muara Jambi | 3.795,00 | ton |
| Kota Jambi | 516,00 | |||
| Kabupaten Batang Hari | 249,00 | |||
| Keramba | 5.617,00 | Kabupaten Batang Hari | 2.502,00 | ton |
| Kabupaten Muara Jambi | 1.969,00 | |||
| Kota Jambi | 641,00 |
Peternakan dan Hasil-hasilnya
| Peternakan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ras Pedaging | 11.539.188,00 | Kota Jambi | 5.161.500,00 | ekor |
| Kabupaten Batang Hari | 2.535.599,00 | |||
| Kabupaten Muara Jambi | 2.534.250,00 | |||
| Ayam Buras | 3.646.337,00 | Kota Jambi | 823.490,00 | ekor |
| Kabupaten Tebo | 584.974,00 | |||
| Kabupaten Tanjab Barat | 443.354,00 | |||
| Ras Petelur | 509.623,00 | Kabupaten Muara Jambi | 338.654,00 | ekor |
| Kota Jambi | 98.094,00 | |||
| Itik | 495.587,00 | Kabupaten Tanjab Barat | 167.514,00 | ekor |
| Kabupaten Kerinci | 136.260,00 | |||
| Kota Jambi | 60.616,00 | |||
| Kambing | 137.989,00 | Kabupaten Tebo | 23.202,00 | ekor |
| Kabupaten Bungo | 16.050,00 | |||
| Kota Jambi | 14.986,00 | |||
| Sapi | 118.160,00 | Kabupaten Bungo | 22.720,00 | ekor |
| Kabupaten Tebo | 20.328,00 | |||
| Kabupaten Kerinci | 18.205,00 | |||
| Kerbau | 72.117,00 | Kabupaten Batang Hari | 13.965,00 | ekor |
| Kabupaten Tebo | 12.920,00 | |||
| Kabupaten Meragin | 11.014,00 | |||
| Domba | 47.899,00 | Kabupaten Sarolangun | 8.845,00 | ekor |
| Kabupaten Batang Hari | 8.805,00 | |||
| Kabupaten Tebo | 7.959,00 | |||
| Babi | 13.255,00 | Kota Jambi | 7.185,00 | ekor |
| Kabupaten Muara Jambi | 4.708,00 |
Peternakan dan Hasil-hasilnya
| Peternakan Unggas | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Ayam Ras | 2.974.411,00 | ekor | ||
| Itik | 2.194.344,00 | ekor | ||
| Ayam Buras | 1.460.698,00 | ekor |
Tanaman Bahan Makanan
| Buah-buahan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Durian | 33.456,00 | Kabupaten Muara Jambi | 14.056,00 | ton |
| Kabupaten Bungo | 5.868,00 | |||
| Kabupaten Batang Hari | 4.598,00 | |||
| Pisang | 28.772,00 | Kabupaten Bungo | 2.140,00 | ton |
| Kabupaten Tanjab Barat | 1.899,00 | |||
| Kabupaten Kerinci | 1.628,00 | |||
| Duku | 21.531,00 | Kabupaten Muara Jambi | 12.738,00 | ton |
| Kabupaten Batang Hari | 3.154,00 | |||
| Kabupaten Bungo | 2.471,00 | |||
| Rambutan | 19.146,00 | Kabupaten Bungo | 10.565,00 | ton |
| Kabupaten Sarolangun | 7.846,00 | |||
| Kabupaten Tebo | 4.798,00 | |||
| Jeruk Siam | 18.806,00 | Kabupaten Muara Jambi | 6.436,00 | ton |
| Kabupaten Kerinci | 6.398,00 | |||
| Nangka | 13.750,00 | Kabupaten Tanjab Timur | 1.732,00 | ton |
| Kabupaten Kerinci | 1.727,00 | |||
| Kabupaten Tibo | 1.646,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Padi dan Palawija | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Padi | 544.597,00 | Kabupaten Kerinci | 152.015,00 | ton |
| Kabupaten Tanjab Timur | 120.660,00 | |||
| Kabupaten Meragin | 62.487,00 | |||
| Ubi Kayu | 40.780,00 | Kabupaten Meragin | 7.213,00 | ton |
| Kabupaten Bungo | 6.974,00 | |||
| Kabupaten Muara Jambi | 6.628,00 | |||
| Jagung | 29.289,00 | Kabupaten Muara Jambi | 11.188,00 | ton |
| Kabupaten Kerinci | 7.497,00 | |||
| Kabupaten Bungo | 3.633,00 | |||
| Ubi Jalar | 29.261,00 | Kabupaten Kerinci | 16.713,00 | ton |
| Kabupaten Muara Jambi | 5.677,00 | |||
| Kabupaten Meragin | 2.902,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Sayur-sayuran | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kentang | 46.640,00 | Kabupaten Kerinci | 37.842,00 | ton |
| Kabupaten Meragin | 8.798,00 | |||
| Kubis | 28.777,00 | Kabupaten Kerinci | 28.378,00 | ton |
| Kabupaten Meragin | 359,00 | |||
| Cabai | 8.563,00 | Kabupaten Kerinci | 4.443,00 | ton |
| Kabupaten Meragin | 1.801,00 | |||
| Tomat | 6.528,00 | Kabupaten Kerinci | 3.798,00 | ton |
| Kota Jambi | 1.058,00 | |||
| Kacang Panjang | 5.644,00 | Kota Jambi | 1.220,00 | ton |
| Kabupaten Muara Jambi | 1.169,00 | |||
| Kabupaten Meragin | 866,00 |
Tanaman Perkebunan
| Perkebunan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Kelapa Sawit | 1.009.448,00 | ton | ||
| Karet | 255.702,00 | ton | ||
| Kelapa Dalam | 119.879,00 | ton | ||
| Kayu Manis | 64.128,00 | ton | ||
| Kopi | 7.764,00 | ton | ||
| Pinang | 7.371,00 | ton | ||
| Teh | 5.817,00 | ton |
PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN
Perdagangan Besar dan Eceran
| Total | Satuan | |||
|---|---|---|---|---|
| Hasil Industri | 730.020.298,00 | US Dollar |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Ekspor | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Migas | 380.367.122,00 | US Dollar | ||
| Non Migas | 12.548.885,00 | US Dollar |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Sektor Perdagangan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Kecil dan Menengah | 185.482.316,00 | Rp. (000) | ||
| Besar | 758,00 | unit | ||
| Kecil dan Menengah | 49.997,00 | orang | ||
| Besar | 6.235,00 | orang |
INDUSTRI PENGOLAHAN
Industri Bukan Migas
| Sektor Industri | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Industri Kecil dan Menengah | 167.104.984,00 | Rp. (000) | ||
| Industri Besar | 2.438.793,00 | Rp. (000) | ||
| Industri Kecil dan Menengah | 15.245,00 | unit | ||
| Industri Besar | 7.121,00 | unit | ||
| Industri Kecil dan Menengah | 44.695,00 | orang |
Sumber : Propinsi Jambi dalam Angka 2006, BPS Propinsi Jambi.

