SSS KAS
HOME| ADVANCED SEARCH | LIVE SEARCH


KALIMANTAN BARAT


Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan salah satu propinsi di Indonesia dengan ibukota Pontianak. Luas wilayahnya 146.807 km² atau 7,53 persen dari luas Indonesia. Kalbar merupakan propinsi terluas keempat setelah Papua, Kaliman Timur, dan Kalimantan Tengah. Jumlah penduduknya menurut sensus tahun 2000 berjumlah 4.073.430 jiwa.

Daerah Kalbar termasuk daerah yang dijuluki Seribu Sungai. Julukan itu selaras dengan kondisi geografisnya yang punya ratusan sungai besar yang dapat dilayari. Beberapa sungai besar itu sampai sekarang merupakan jalur utama angkutan daerah pedalaman, meski prasarana jalan darat telah dapat menjangkau sebagian besar wilayah kecamatan di Kalbar.

Perekonomian Kalimantan Barat diwarnai secara signifikan oleh tiga sektor. Pertama, sektor pertanian yang memberi sumbangan Rp 24,77 Trilyun atas keseluruhan PDRB Propinsi Kalimantan Barat, atau seperempatnya berasal dari sektor pertanian. Kedua, sektor perdagangan, hotel dan restoran. Sumbangan sektor kedua ini sebesar 23,68 persen. Ketiga, industri pengolahan dengan sumbangan bagi PDRB sebesar 18,91 persen.

Seperti banyak daerah lain di Indonesia, daerah Kalbar memiliki ciri sebagai daerah agraris. Masyarakatnya banyak yang menjadikan pertanian sebagai mata pencaharian. Daerah ini memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang cukup melimpah. Hasil pertanian Kalbar diantaranya padi, jagung, kedelai, singkong, dan lain-lain. Sedangkan hasil perkebunan diantaranya karet, kelapa sawit, kelapa, lidah buaya, dan lain-lain.

Untuk tanaman bahan pangan, yang paling signifikan dari sisi hasil produksi adalah padi, ubi kayu, dan jagung. Tanaman padi ditanam hampir merata di hampir seluruh Kabupaten/Kota. Sedangkan tanaman ubi kayu, terdapat konsentrasi hasil produksi yang tinggi di Kabupaten Landak. Sementara produksi jagung, terdapat konsentrasi yang tinggi di Kabupaten bengkayang.

Selain menanam tanaman pangan, petani di Kalimantan Barat juga menanam sayur-sayuran dan buah-buahan. Untuk sayur-sayuran, tanaman dengan produksi tertinggi adalah ketimun 13.100 ton, kacang panjang 9.500 ton, dan terung 5.700 ton. Daerah-daerah andalan ketiga jenis tanaman itu Kabupaten Sambas, Kapuas Hulu, Pontianak, Sintang.

Untuk buah-buahan, tanaman produksi yang signifikan adalah jeruk, pisang, durian, rambutan, dan nenas. Ada hal menarik pada produksi jeruk dan pisang. Pada produksi jeruk, konsentrasi produksi yang amat besar di Kabupaten Sambas. Sebesar 90,65 persen produksi jeruk yang dikenal dengan jeruk pontianak dihasilkan Kabupaten Sambas. Sementara untuk produksi pisang terkonsentrasi di Kabupaten Pontianak sebesar 50,48 persen dari keseluruhan produksi di darrah ini.  

Untuk perkebunan, komoditi andalan adalah kelapa sawit, karet, dan kelapa dalam. Kabupaten andalan untuk produksi kelapa sawit adalah Ketapang, Sanggau, dan Sintang. Ketiga kabupaten ini cocok dijadikan kluster perkebunan kelapa sawit. Sementara kebupaten andalan untuk produksi karet adalah Sanggau, Landak, dan Sintang. Karena itu, kluster karet cocok dikembangkan di tiga kabupaten ini. Dengan tilikan yang berbeda, terlihat bahwa Kabupaten Sanggau dan Sintang cocok untuk dijadikan kluster kelapa sawit dan karet.

Propinsi ini juga kaya akan produk peternakan. Peternak yang banyak dikembangkan adalah ternak Sapi, Kerbau, Babi, Kambing, Ayam ras, dan Ayam buras. Terdapat hal menarik atas produksi ternak ayam, yaitu ada konsentrasi tinggi. Dari 15 juta ekor populasi ayam ras di Kalimantan Barat, 9 juta ekor di Kabupaten Pontianak. Karena itu, Kabupaten Pontianak dapat dikatakan sebagai sentra produksi ayam ras.

Selain peternakan, daerah ini juga penghasil perikanan, baik perikanan laut maupun darat. Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten andalan untuk produksi ikan laut. Secara keseluruhan, produksi ikan laut menghasilkan nilai setengah trilyun rupiah, 210 milyar diantaranya dihasilkan nelayan di Ketapang.

Selain pertanian, perkebunan, dan peternakan, sektor lain yang berperan cukup signifikan adalah sektor perdagangan, hotel dan restoran. Pada perdagangan internasional, kegiatan perdagangan Kalimantan Barat selama Tahun 2006 menghasilkan Nilai Ekspor US $ 620.732.484,- Sementara Nilai Impor Kalimantan Barat Tahun 2006 sebesar US $ 77.666.836,-.

Sektor lain yang signifikan adalan industri pengolahan. Untuk kegiatan industri besar dan sedang, menghasilkan Nilai Output keseluruhan sebesar Rp 7,706 Trilyun. Tiga terbesar nilai output dihasilkan industri dengan kode 20,25, dan 15.

Ketiga sektor di atas perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan pendapatan daerah, perluasan lapangan kerja, dan akhirnya kesejahteraan rakyat.  Satu hal penting untuk diperhatikan adalah pemerataan kesempatan berusaha. Karena itu, berbagai perizinan berusaha perlu lebih dipermudah dan dipercepat. Kuncinya reformasi birokrasi, sistem pemerintahan yang baik dan bersih.

Selain itu, daerah Kalbar juga potensial untuk pengembangan sektor Pariwisata. Propinsi ini memiliki potensi wisata yang beragam, berupa wisata alam, agrowisata, dan wisata budaya. Wisata alam antara lain berupa pemandangan alam pegunungan, pantai di laut, danau, hutan tropis dengan aneka ragam flora dan fauna, air terjun yang indah di Pande Kembayung dan Riam Kanebak dan sebagainya. Begitu pula dengan wisata budaya, dengan latar belakang sejarah dan aneka ragam seni dan budaya yang unik dan menarik daerah ini sangat potensial untuk menarik wisatawan mancanegara maupun domestik.

Pada 2008, jumlah hotel berbintang di Kalbar tercatat 9 hotel, dengan jumlah kamar 1.584 kamar, sedangkan hotel kelas melati tercatat sebanyak 2.157 buah, dengan jumlah kamar 13.394 buah. Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke obyek wisata tahun 2008 berjumlah 1.211.898 orang. Mereka berasal dari negara-negara ASEAN, Asia, dan benua lain seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.

Tantangannya ke depan bagaimana membangun jaringan infrastruktur, termasuk membangun sarana dan prasarana transportasi, jalan, dan jaringan komunikasi yang baik. Semua itu akan membantu pengembangan pusat-pusat ekonomi di Kalbar, mengingat daerahnya memiliki posisi strategis untuk memperluas jaringan pemasaran dan perdagangan antar propinsi dan internasional. Dengan demikian, sektor pariwisata harus lebih ditata dan dikembangkan agar dapat menghasilkan devisa dan mendongkrak retribusi daerah secara lebih optimal.


* Peta diadaptasi dari aselinya yang diperoleh dari www.bakosurtanal.go.id

Nama Daerah : Kalimantan Barat
Ibu Kota : Pontianak
Status : Provinsi
Luas : 146.807 km2
Jumlah Kabupaten : 12 Kabupaten
Jumlah Kota : Kota
Jumlah Kecamatan : Kecamatan
Penduduk Laki-Laki : 2.109.926 jiwa
Penduduk Perempuan : 2.008.299 jiwa
Jumlah Penduduk : 4.118.225 jiwa


Chart.

Peta Ekonomi Provinsi Kalimantan Barat

Chart.

Potensi Ekonomi Andalan Provinsi Kalimantan Barat

PERTANIAN, PETERNAKAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN

Perikanan
Nilai ProduksiTotalKecamatanJumlahSatuan
Nilai Produksi Perikanan Laut210.556,02Kabupaten Ketapang210.556,02Rp. (Juta)
Nilai Produksi Perairan Umum59.599,40Kabupaten Sintang59.599,40Rp. (Juta)
Nilai Produksi Perikanan Budidaya46.744,20Kabupaten Kapuas Hulu46.744,20Rp. (Juta)
Perikanan
PerikananTotalKecamatanJumlahSatuan
Perikanan Laut529.339,35Kabupaten Ketapang210.556,02Rp. (Juta)
Kabupaten Ketapang210.556,02
Perikanan
ProduksiTotalKecamatanJumlahSatuan
Produksi Perikanan Laut63.366,00Kabupaten Ketapang63.366,00ton
Produksi Perairan Umum8.776,70Kabupaten Sintang8.776,70ton
Produksi Perikanan Budidaya7.757,20Kabupaten Kapuas Hulu7.757,20ton
Perikanan
Total NilaiTotalKecamatanJumlahSatuan
Total Nilai Perikanan Laut529.339,35Kabupaten Ketapang529.339,35Rp. (Juta)
Total Nilai Perairan Umum169.555,17Kabupaten Sintang169.555,17Rp. (Juta)
Total Nilai Perikanan Budidaya165.320,82Kabupaten Kapuas Hulu165.320,82Rp. (Juta)
Peternakan dan Hasil-hasilnya
Ternak BesarTotalKecamatanJumlahSatuan
Sapi160.527,00Kabupaten Kapuas Hulu26.676,00ekor
Kabupaten Sintang22.673,00
Kabupaten Ketapang21.934,00
Kerbau4.079,00Kabupaten Sintang2.356,00ekor
Kabupaten Ketapang1.180,00
Peternakan dan Hasil-hasilnya
Ternak KecilTotalKecamatanJumlahSatuan
Babi380.969,00Kabupaten Ketapang96.276,00ekor
Kabupaten Melawi62.705,00
Kabupaten Sintang48.564,00
Kambing107.762,00Kabupaten Pontianak24.943,00ekor
Kabupaten Sintang18.607,00
Kabupaten Sambas14.760,00
Peternakan dan Hasil-hasilnya
Ternak UnggasTotalKecamatanJumlahSatuan
Ayam Ras15.302.956,00Kabupaten Pontianak9.231.440,00ekor
Kota Singkawang1.627.510,00
Kabupaten Ketapang1.580.000,00
Ayam Buras4.499.282,00Kabupaten Pontianak749.689,00ekor
Kabupaten Ketapang545.179,00
Kabupaten Sambas483.417,00
Tanaman Bahan Makanan
Buah-buahanTotalKecamatanJumlahSatuan
Jeruk164.122,00Kabupaten Sambas148.711,00ton
Kabupaten Bengkayang7.828,00
Kabupaten Melawi2.643,00
Pisang58.260,00Kabupaten Pontianak29.411,00ton
Kota Pontianak6.841,00
Kabupaten Ketapang4.039,00
Durian32.744,00Kabupaten Landak6.199,00ton
Kabupaten Sekadau5.222,00
Kabupaten Bengkayang5.199,00
Rambutan19.275,00Kabupaten Sambas8.307,00ton
Kabupaten Pontianak4.972,00
Kabupaten Bengkayang1.746,00
Nanas11.072,00Kabupaten Pontianak4.725,00ton
Kota Pontianak1.086,00
Kabupaten Singkawang960,00
Tanaman Bahan Makanan
Padi dan PalawijaTotalKecamatanJumlahSatuan
Padi1.107.662,00Kabupaten Sambas240.839,00ton
Kabupaten Pontianak220.698,00
Kabupaten Landak183.984,00
Kabupaten Ketapang143.582,00
Ubi Kayu250.175,00Kabupaten Landak118.860,00ton
Kabupaten Pontianak26.908,00
Kabupaten Sintang25.589,00
Jagung136.782,00Kabupaten Bengkayang101.678,00ton
Kabupaten Pontianak18.845,00
Kabupaten Landak7.422,00
Tanaman Perkebunan
PerkebunanTotalKecamatanJumlahSatuan
Kelapa Sawit762.687,00Kabupaten Sanggau245.000,00ton
Kabupaten Ketapang232.219,00
Kabupaten Sintang82.970,00
Karet221.525,00Kabupaten Sanggau39.741,00ton
Kabupaten Landak38.579,00
Kabupaten Sintang28.215,00
Kelapa Dalam66.720,00Kabupaten Pontianak39.750,00ton
Kabupaten Sambas15.218,00
Kabupaten Ketapang7.129,00

INDUSTRI PENGOLAHAN

Industri Bukan Migas
Industri Besar dan SedangTotalSatuan
Nilai Output 20 3.457.125,00Rp. (Juta)
Nilai Output 25 2.378.085,00Rp. (Juta)
Nilai Output 15 1.598.065,00Rp. (Juta)
Jumlah Industri 20 25,00unit
Jumlah Industri 15 22,00unit
Jumlah Industri 25 13,00unit
Jumlah Tenaga Kerja 20 20.540,00orang
Jumlah Tenaga Kerja 15 3.423,00orang
Jumlah Tenaga Kerja 25 2.943,00orang


Sumber : Kalimantan Barat dalam Angka 2007, BPS Provinsi Kalimantan Barat.