
NUSA TENGGARA TIMUR
Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu propinsi di Indonesia dengan ibukota Kupang. Daerahnya terdiri dari banyak pulau, diantaranya; Pulau Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Rote, Sabu, Adonara, Solor, Komodo, Palue, Timor Barat, dan Kupang. Tiga pulau utama adalah pulau Flores, pulau Sumba, dan pulau Timor Barat. Jumlah penduduknya mencapai 4.448.873 jiwa terdiri dari pria 2.213.608 jiwa dan wanita 2.235.265 jiwa, tahun 2007.
Pada tahun 2003 wilayah Propinsi NTT terdiri dari 16 Kabupaten, 1 Kota, dan 197 Kecamatan. Kabupaten dan Kota itu adalah: Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara , Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Angada, Manggarai, Rote Ndao, Manggarai Barat, dan Kota Kupang.
Ada tiga sektor utama sumber perekonomian di Nusa Tenggara Timur, yaitu; sektor pertanian; sektor jasa-jasa; serta sektor perdagangan, hotel dan restoran. Nilai PDRB tahun 2006 atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp 10,27 triliun, dengan sumbangan terbesar berasal dari sektor pertanian.
Pada sektor pertanian, produksi padi tahun 2006 dalam bentuk gabah kering giling mencapai 511,9 ribu ton, komoditi kacang kedelai 2.786 ton, dan kacang tanah 17.832 ton. Produksi palawija antara lain; jagung, ubi kayu, ubi jalar dan kacang hijau.
Produksi padi terkonsentrasi di kabupaten Manggarai, Sumba Barat dan Manggarai Barat. Tanaman jagung penghasil terbanyak dari, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Belu dan Sumba Barat. Ubi kayu terbanyak dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Sumba Barat dan Belu. Ubi jalar terkonsentrasi di Timor Tengah Selatan, Manggarai dan Sumba Barat. Produksi kacang tanah banyak dihasilkan dari Kabupaten Kupang, Belu dan Sikka. Dan komoditas kacang hijau terbanyak dari Kabupaten Belu, Sumba Barat, Timor Tengah Selatan.
Komoditi hasil perkebunan yang menonjol di NTT adalah; kelapa mencapai 65.000,52 ton, kopi 18.000,86 ton, cengkeh 9.300 ton, cokelat 14.000,93 ton, jambu mete 35.000,33 ton, kemiri 20.000,08 ton, kapuk 2.000,16 ton, vanili 610 ton, dan pinang 7.870.000 ton. Komoditas hasil perkebunan itu dihasilkan 2006.
Produksi kelapa terkonsentrasi di Kabupaten Flores Timur, Belu dan Ende. Komoditi kopi banyak diproduksi dari Manggarai, Sumba Barat dan Ende. Tanaman kakao banyak ditanam di Kabupaten Sikka dan Ende. Jambu mete tersebar di Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Sumba Barat. Kemiri banyak dijumpai di Kabupaten Ende, Timor Tengah Selatan dan Alor. Produksi pinang terkonsentrasi di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur. Sentra produksi lontar ada di Kabupaten Rote Ndao. Meski wilayah NTT umumnya kurang subur, untuk produksi tanaman keras, hasilnya cukup baik seperti tersebut di atas.
Hasil peternakan tahun 2006 menunjukkan hasil populasi Sapi 533.710 ekor, Kerbau 139.592 ekor, dan Kuda 97.952 ekor. Sebagian besar populasi Sapi berada di Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan, sedangkan Kerbau dan Kuda sebagian besar berada di Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Ngada, Manggarai dan Rote Ndao.
Populasi ternak Babi tersebar di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Ngada, Flores Timur dan Kupang. Ternak Kambing banyak berada di Kabupaten Kupang, Flores Timur dan Ngada. Ternak Domba di Kabupaten Kupang dan Rote Ndao. Untuk ternak unggas jenis Ayam buras di Kabupaten Kupang dan Ende, Ayam ras di Kabupaten Kupang, dan Itik banyak terdapat di Kabupaten Ende dan Sikka.
Daerah NTT yang wilayahnya berupa kepulauan menyimpan potensi kekayaan kelautan yang sangat petensial. Komoditi hasil kelautan yang potensial antara lain; aneka jenis ikan laut, udang, cumi-cumi, teripang dan rumput laut. Produksi perikanan tahun 2006 mencapai 97.532,6 ton dimana 99,49 persen diantaranya merupakan hasil perikanan laut dan sisanya hasil perikanan darat. Produksi ikan laut terkonsentrasi di Kabupaten Lembata dan Kupang. Sedangkan perikanan darat tersebar di kabupten; Timor Tengah Selatan, Manggarai dan Sumba Barat. Khusus produksi rumput laut, terdapat di Kabupaten Lembata dan Kupang.
Potensi hasil kehutanan khas NTT adalah kayu cendana. Produksi kayu cendana selama tahun 2006 sekitar 432,39 ton. Daerah utama penghasil kayu cendana berasal dari tujuh kabupaten yaitu Timor Tengah Selatan 123,35 ton, Belu 87,53 ton, Manggarai 73,29 ton, Sumba Barat 12,04 ton, Rote Ndao 3,7 ton, Sumba Timur 0,12 ton dan terbesar di Kupang 132,46 ton.
Obyek wisata di NTT antara lain; Danau Kelimutu atau sering disebut Danau Tiga Warna. Obyek wisata ini merupakan salah satu keajaiban alam yang terdapat di NTT, tepatnya 66 km dari Kota Ende. Danau ini sangat unik dan luar biasa, dimana terdapat tiga macam warna. Ketiga warna ini selalu berubah-ubah. Menurut legenda warna danau ini adalah merah, biru dan putih dengan perbandingan beberapa macam warna antara lain hijau, hijau muda, dan hitam.
Selain itu, Air Terjun Oehala terdapat di Kota Soe. Kesejukan adalah pesona pertama dibawah rindangnya pohon dan dapat berteduh di bawah lopo-lopo, gubuk beratap sederhana, sembari menikmati desiran air yang meluncur amat bebasnya di air terjun Oehala yang bertingkat tujuh. Begitu kencang guyuran air, sehingga daerah wisata ini terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang memanfaatkan energi luncuran air itu.
Selain itu, air terjun Laputi. Objek wisata ini terletak di Desa Praingkareha Kecamatan Tabundung, berjarak sekitar 114 km dari Waingapu. Laputi airnya mengalir sepanjang tahun melalui hamparan bebatuan yang bertingkat-tingkat. Di puncak terdapat sebuah danau keramat dan menjadi legenda masyarakat disana, dimana terdapat belut yang tidak boleh ditangkap dan dimakan, jika dimakan orang itu akan mati.
Untuk obyek wisata alam dan pantai, antara lain; Pantai Ba’a, Pantai Watu Ria, Pantai Nembrala di Kabupaten RoteNdao, Pantai Deri di Adonara, Kabupaten Alor, Selancar angin di Pantai Waiara, Pantai Riang Sunge di Kabupaten Solor, Pantai Oaa dan Oenggae, Panorama alam yang indah di Pantai Kalbano, Kabupaten Timor Timur Selatan, dan Pantai Papela. Semua daerah wisata itu relatif indah dan menawan tetapi belum dibangun secara modern, terutama infrastruktur dan akomodasinya. Ke depan, untuk menarik jumlah wisatawan dari dalam dan luar negeri, sebaiknya obyek wisata itu dibangun secara modern.
Di sektor perdagangan, data hasil Sensus Ekonomi tahun 2006 mencatat jumlah usaha perdagangan di daerah NTT sebanyak 134.598 perusahaan. Sebagian besar usaha itu berada di Kabupaten Belu, Timor Tengah Selatan dan Kota Kupang. Di bidang hotel dan pariwisata, tercatat jumlah hotel dan akomodasi sebanyak 205 unit dengan 3.108 kamar dan 6.011 tempat tidur. Sebagian besar hotel berada di Kota Kupang 35 hotel, Manggarai 34 hotel, Ende 25 hotel, Ngada 24 hotel, Sikka 19 hotel, Flores Timur 14 hotel, dan Belu 13 hotel. Kabupaten lain memiliki hotel/losmen namun kurang dari 10 buah.
Ke depan, Propinsi NTT harus tetap fokus pada pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, terutama yang ditopang sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata. Untuk hasil pertanian terutama tanaman pangan yang potensial untuk dikembangkan adalah Padi, Jagung, Ubi Kayu, Kacang Tanah, dan Kacang Hijau. Sedangkan hasil perkebunan yang bisa dikembangkan karena produksinya potensial, adalah Kopi, Kelapa, Cengkeh, Jambu Mete, Kemiri, Vanili, dan Tanaman Jarak. Semua itu masih bisa ditingkatkan hasilnya untuk menambah pundi-pundi keuangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada tahun 2003 wilayah Propinsi NTT terdiri dari 16 Kabupaten, 1 Kota, dan 197 Kecamatan. Kabupaten dan Kota itu adalah: Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara , Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Angada, Manggarai, Rote Ndao, Manggarai Barat, dan Kota Kupang.
Ada tiga sektor utama sumber perekonomian di Nusa Tenggara Timur, yaitu; sektor pertanian; sektor jasa-jasa; serta sektor perdagangan, hotel dan restoran. Nilai PDRB tahun 2006 atas dasar harga konstan 2000 sebesar Rp 10,27 triliun, dengan sumbangan terbesar berasal dari sektor pertanian.
Pada sektor pertanian, produksi padi tahun 2006 dalam bentuk gabah kering giling mencapai 511,9 ribu ton, komoditi kacang kedelai 2.786 ton, dan kacang tanah 17.832 ton. Produksi palawija antara lain; jagung, ubi kayu, ubi jalar dan kacang hijau.
Produksi padi terkonsentrasi di kabupaten Manggarai, Sumba Barat dan Manggarai Barat. Tanaman jagung penghasil terbanyak dari, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Belu dan Sumba Barat. Ubi kayu terbanyak dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Sumba Barat dan Belu. Ubi jalar terkonsentrasi di Timor Tengah Selatan, Manggarai dan Sumba Barat. Produksi kacang tanah banyak dihasilkan dari Kabupaten Kupang, Belu dan Sikka. Dan komoditas kacang hijau terbanyak dari Kabupaten Belu, Sumba Barat, Timor Tengah Selatan.
Komoditi hasil perkebunan yang menonjol di NTT adalah; kelapa mencapai 65.000,52 ton, kopi 18.000,86 ton, cengkeh 9.300 ton, cokelat 14.000,93 ton, jambu mete 35.000,33 ton, kemiri 20.000,08 ton, kapuk 2.000,16 ton, vanili 610 ton, dan pinang 7.870.000 ton. Komoditas hasil perkebunan itu dihasilkan 2006.
Produksi kelapa terkonsentrasi di Kabupaten Flores Timur, Belu dan Ende. Komoditi kopi banyak diproduksi dari Manggarai, Sumba Barat dan Ende. Tanaman kakao banyak ditanam di Kabupaten Sikka dan Ende. Jambu mete tersebar di Kabupaten Sikka, Flores Timur dan Sumba Barat. Kemiri banyak dijumpai di Kabupaten Ende, Timor Tengah Selatan dan Alor. Produksi pinang terkonsentrasi di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur. Sentra produksi lontar ada di Kabupaten Rote Ndao. Meski wilayah NTT umumnya kurang subur, untuk produksi tanaman keras, hasilnya cukup baik seperti tersebut di atas.
Hasil peternakan tahun 2006 menunjukkan hasil populasi Sapi 533.710 ekor, Kerbau 139.592 ekor, dan Kuda 97.952 ekor. Sebagian besar populasi Sapi berada di Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan, sedangkan Kerbau dan Kuda sebagian besar berada di Sumba Barat, Sumba Timur, Kupang, Ngada, Manggarai dan Rote Ndao.
Populasi ternak Babi tersebar di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Ngada, Flores Timur dan Kupang. Ternak Kambing banyak berada di Kabupaten Kupang, Flores Timur dan Ngada. Ternak Domba di Kabupaten Kupang dan Rote Ndao. Untuk ternak unggas jenis Ayam buras di Kabupaten Kupang dan Ende, Ayam ras di Kabupaten Kupang, dan Itik banyak terdapat di Kabupaten Ende dan Sikka.
Daerah NTT yang wilayahnya berupa kepulauan menyimpan potensi kekayaan kelautan yang sangat petensial. Komoditi hasil kelautan yang potensial antara lain; aneka jenis ikan laut, udang, cumi-cumi, teripang dan rumput laut. Produksi perikanan tahun 2006 mencapai 97.532,6 ton dimana 99,49 persen diantaranya merupakan hasil perikanan laut dan sisanya hasil perikanan darat. Produksi ikan laut terkonsentrasi di Kabupaten Lembata dan Kupang. Sedangkan perikanan darat tersebar di kabupten; Timor Tengah Selatan, Manggarai dan Sumba Barat. Khusus produksi rumput laut, terdapat di Kabupaten Lembata dan Kupang.
Potensi hasil kehutanan khas NTT adalah kayu cendana. Produksi kayu cendana selama tahun 2006 sekitar 432,39 ton. Daerah utama penghasil kayu cendana berasal dari tujuh kabupaten yaitu Timor Tengah Selatan 123,35 ton, Belu 87,53 ton, Manggarai 73,29 ton, Sumba Barat 12,04 ton, Rote Ndao 3,7 ton, Sumba Timur 0,12 ton dan terbesar di Kupang 132,46 ton.
Obyek wisata di NTT antara lain; Danau Kelimutu atau sering disebut Danau Tiga Warna. Obyek wisata ini merupakan salah satu keajaiban alam yang terdapat di NTT, tepatnya 66 km dari Kota Ende. Danau ini sangat unik dan luar biasa, dimana terdapat tiga macam warna. Ketiga warna ini selalu berubah-ubah. Menurut legenda warna danau ini adalah merah, biru dan putih dengan perbandingan beberapa macam warna antara lain hijau, hijau muda, dan hitam.
Selain itu, Air Terjun Oehala terdapat di Kota Soe. Kesejukan adalah pesona pertama dibawah rindangnya pohon dan dapat berteduh di bawah lopo-lopo, gubuk beratap sederhana, sembari menikmati desiran air yang meluncur amat bebasnya di air terjun Oehala yang bertingkat tujuh. Begitu kencang guyuran air, sehingga daerah wisata ini terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang memanfaatkan energi luncuran air itu.
Selain itu, air terjun Laputi. Objek wisata ini terletak di Desa Praingkareha Kecamatan Tabundung, berjarak sekitar 114 km dari Waingapu. Laputi airnya mengalir sepanjang tahun melalui hamparan bebatuan yang bertingkat-tingkat. Di puncak terdapat sebuah danau keramat dan menjadi legenda masyarakat disana, dimana terdapat belut yang tidak boleh ditangkap dan dimakan, jika dimakan orang itu akan mati.
Untuk obyek wisata alam dan pantai, antara lain; Pantai Ba’a, Pantai Watu Ria, Pantai Nembrala di Kabupaten RoteNdao, Pantai Deri di Adonara, Kabupaten Alor, Selancar angin di Pantai Waiara, Pantai Riang Sunge di Kabupaten Solor, Pantai Oaa dan Oenggae, Panorama alam yang indah di Pantai Kalbano, Kabupaten Timor Timur Selatan, dan Pantai Papela. Semua daerah wisata itu relatif indah dan menawan tetapi belum dibangun secara modern, terutama infrastruktur dan akomodasinya. Ke depan, untuk menarik jumlah wisatawan dari dalam dan luar negeri, sebaiknya obyek wisata itu dibangun secara modern.
Di sektor perdagangan, data hasil Sensus Ekonomi tahun 2006 mencatat jumlah usaha perdagangan di daerah NTT sebanyak 134.598 perusahaan. Sebagian besar usaha itu berada di Kabupaten Belu, Timor Tengah Selatan dan Kota Kupang. Di bidang hotel dan pariwisata, tercatat jumlah hotel dan akomodasi sebanyak 205 unit dengan 3.108 kamar dan 6.011 tempat tidur. Sebagian besar hotel berada di Kota Kupang 35 hotel, Manggarai 34 hotel, Ende 25 hotel, Ngada 24 hotel, Sikka 19 hotel, Flores Timur 14 hotel, dan Belu 13 hotel. Kabupaten lain memiliki hotel/losmen namun kurang dari 10 buah.
Ke depan, Propinsi NTT harus tetap fokus pada pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, terutama yang ditopang sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan pariwisata. Untuk hasil pertanian terutama tanaman pangan yang potensial untuk dikembangkan adalah Padi, Jagung, Ubi Kayu, Kacang Tanah, dan Kacang Hijau. Sedangkan hasil perkebunan yang bisa dikembangkan karena produksinya potensial, adalah Kopi, Kelapa, Cengkeh, Jambu Mete, Kemiri, Vanili, dan Tanaman Jarak. Semua itu masih bisa ditingkatkan hasilnya untuk menambah pundi-pundi keuangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
* Peta diadaptasi dari aselinya yang diperoleh dari www.bakosurtanal.go.id
| Nama Daerah | : | Nusa Tenggara Timur |
| Ibu Kota | : | Kupang |
| Status | : | Provinsi |
| Luas | : | 47.349 km2 |
| Jumlah Kabupaten | : | 15 Kabupaten |
| Jumlah Kota | : | 1 Kota |
| Jumlah Kecamatan | : | 216 Kecamatan |
| Penduduk Laki-Laki | : | 2.234.452 jiwa |
| Penduduk Perempuan | : | 2.214.421 jiwa |
| Jumlah Penduduk | : | 4.448.873 jiwa |
Chart.
|
Peta Ekonomi Provinsi Nusa Tenggara Timur
|
Chart.
|
Potensi Ekonomi Andalan Provinsi Nusa Tenggara Timur
| Kehutanan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kayu Cendana | 432.386,00 | Kabupaten Kupang | 132.460,00 | kilogram |
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 123.347,00 | |||
| Kabupaten Belu | 87.534,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 73.292,00 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 12.041,00 |
Perikanan
| Perikanan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Perikanan Laut | 578.161,90 | Kabupaten Lembata | 190.975,40 | ton |
| Kabupaten Kupang | 141.891,40 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 71.376,60 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 37.511,30 | |||
| Kabupaten Rote Ndao | 32.907,40 | |||
| Kota Kupang | 15.481,80 | |||
| Kabupaten Sikka | 11.146,90 | |||
| Rumput Laut | 481.119,40 | Kabupaten Lembata | 186.310,00 | ton |
| Kabupaten Kupang | 130.205,20 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 69.000,00 | |||
| Kabupaten Alor | 34.885,00 | |||
| Kabupaten Rote Ndao | 29.927,50 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 24.425,20 | |||
| Perikanan Darat | 2.608,40 | Kabupaten Timor Tengah Selatan | 642,30 | ton |
| Kabupaten Manggarai | 629,20 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 501,70 | |||
| Kabupaten Kupang | 368,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 181,70 | |||
| Kabupaten Belu | 120,10 |
Peternakan dan Hasil-hasilnya
| Peternakan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ayam Buras | 9.732.275,00 | Kabupaten Kupang | 1.965.828,00 | ekor |
| Kabupaten Ende | 1.745.901,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 795.166,00 | |||
| Kabupaten Belu | 786.771,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 647.402,00 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 639.913,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 633.566,00 | |||
| Babi | 1.385.961,00 | Kabupaten Timor Tengah Selatan | 263.781,00 | ekor |
| Kabupaten Ngada | 143.249,00 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 123.905,00 | |||
| Kabupaten Kupang | 102.574,00 | |||
| Kabupaten Belu | 99.075,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 96.759,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 93.566,00 | |||
| Sapi | 544.482,00 | Kabupaten Kupang | 139.081,00 | ekor |
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 121.325,00 | |||
| Kabupaten Belu | 96.374,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 59.417,00 | |||
| Kabupaten Sumba Timur | 41.810,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 34.953,00 | |||
| Kambing | 496.766,00 | Kabupaten Kupang | 81.909,00 | ekor |
| Kabupaten Flores Timur | 56.493,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 44.866,00 | |||
| Kabupaten Sumba Timur | 40.117,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 37.254,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 36.197,00 | |||
| Itik | 249.568,00 | Kabupaten Ende | 59.440,00 | ekor |
| Kabupaten Sikka | 46.099,00 | |||
| Kabupaten Belu | 20.809,00 | |||
| Kabupaten Kupang | 18.670,00 | |||
| Kabupaten Lembata | 18.476,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 18.073,00 | |||
| Kerbau | 142.257,00 | Kabupaten Sumba Timur | 34.847,00 | ekor |
| Kabupaten Sumba Barat | 34.117,00 | |||
| Kabupaten Manggarai Barat | 20.465,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 15.576,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 12.405,00 | |||
| Kabupaten Rote Ndao | 10.497,00 | |||
| Ayam Ras | 100.455,00 | Kabupaten Kupang | 86.004,00 | ekor |
| Kabupaten Alor | 6.489,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 2.977,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 1.115,00 | |||
| Kuda | 99.872,00 | Kabupaten Sumba Timur | 28.577,00 | ekor |
| Kabupaten Sumba Barat | 17.386,00 | |||
| Kabupaten Kupang | 12.261,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 8.609,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 6.226,00 | |||
| Domba | 58.305,00 | Kabupaten Kupang | 30.985,00 | ekor |
| Kabupaten Rote Ndao | 20.128,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 3.171,00 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 2.173,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Buah-buahan | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Mangga | 70.967,00 | ton | ||
| Alpukat | 54.647,00 | ton | ||
| Jeruk Keprok/siam | 54.013,00 | ton | ||
| Pepaya | 31.193,00 | ton | ||
| Nangka/cempedak | 23.276,00 | ton | ||
| Jambu Biji | 11.495,00 | ton | ||
| Pisang | 81.886,00 | unit |
Tanaman Bahan Makanan
| Padi dan Palawija | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Ubi Kayu | 938.010,00 | Kabupaten Timor Tengah Selatan | 186.044,00 | ton |
| Kabupaten Sumba Barat | 151.896,00 | |||
| Kabupaten Belu | 140.843,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 62.602,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 57.654,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 52.320,00 | |||
| Kabupaten Manggarai Barat | 49.340,00 | |||
| Jagung | 582.964,00 | Kabupaten Timor Tengah Selatan | 160.013,00 | ton |
| Kabupaten Belu | 78.082,00 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 64.988,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 46.798,00 | |||
| Kabupaten Kupang | 44.744,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 30.769,00 | |||
| Padi | 511.910,00 | Kabupaten Manggarai | 115.699,00 | ton |
| Kabupaten Sumba Barat | 73.972,00 | |||
| Kabupaten Manggarai Barat | 66.238,00 | |||
| Kabupaten Kupang | 36.458,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 35.744,00 | |||
| Kabupaten Sumba Timur | 30.410,00 | |||
| Kabupaten Rote Ndao | 30.364,00 | |||
| Ubi Jalar | 111.006,00 | Kabupaten Timor Tengah Selatan | 19.427,00 | ton |
| Kabupaten Manggarai | 17.975,00 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 14.715,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 13.449,00 | |||
| Kabupaten Belu | 10.852,00 | |||
| Kacang Hijau | 19.354,00 | Kabupaten Belu | 5.327,00 | ton |
| Kabupaten Sumba Barat | 2.520,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 2.220,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 2.180,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 1.848,00 | |||
| Kacang Tanah | 17.832,00 | Kabupaten Kupang | 2.397,00 | ton |
| Kabupaten Belu | 2.219,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 2.214,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 2.087,00 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 1.657,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 1.633,00 |
Tanaman Bahan Makanan
| Sayur-sayuran | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Kacang Merah | 8.310,00 | ton | ||
| Petsai/sawi | 7.773,00 | ton | ||
| Ketimun | 5.143,00 | ton | ||
| Terung | 4.753,00 | ton | ||
| Bawang Merah | 4.396,00 | ton | ||
| Labu Siam | 3.862,00 | ton | ||
| Kangkung | 3.517,00 | ton | ||
| Bayam | 3.405,00 | ton | ||
| Kentang | 3.121,00 | ton |
Tanaman Perkebunan
| Perkebunan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kelapa | 65.516,45 | Kabupaten Flores Timur | 9.655,09 | ton |
| Kabupaten Belu | 8.900,23 | |||
| Kabupaten Ende | 8.066,80 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 7.601,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 7.163,00 | |||
| Kabupaten Kupang | 5.361,48 | |||
| Jambu Mete | 35.328,83 | Kabupaten Sikka | 8.953,52 | ton |
| Kabupaten Flores Timur | 8.190,47 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 6.822,00 | |||
| Kabupaten Ende | 2.246,10 | |||
| Kabupaten Sumba Timur | 1.907,20 | |||
| Kabupaten Ngada | 1.870,99 | |||
| Kemiri | 20.079,47 | Kabupaten Ende | 5.737,10 | ton |
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 3.480,39 | |||
| Kabupaten Alor | 2.249,22 | |||
| Kabupaten Ngada | 1.553,15 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 1.485,29 | |||
| Kabupaten Belu | 1.477,21 | |||
| Kabupaten Manggarai | 1.339,74 | |||
| Kopi | 18.856,04 | Kabupaten Manggarai | 5.767,42 | ton |
| Kabupaten Sumba Barat | 5.307,00 | |||
| Kabupaten Ende | 2.454,50 | |||
| Kabupaten Ngada | 2.399,50 | |||
| Kabupaten Manggarai Barat | 1.707,09 | |||
| Kakao | 14.928,70 | Kabupaten Sikka | 10.325,20 | ton |
| Kabupaten Ende | 2.870,71 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 622,57 | |||
| Kabupaten Ngada | 609,23 | |||
| Lontar | 12.869,47 | Kabupaten Rote Ndao | 12.659,42 | ton |
| Kabupaten Kupang | 161,10 | |||
| Pinang | 7.874,24 | Kabupaten Sumba Barat | 4.886,30 | ton |
| Kabupaten Sumba Timur | 1.003,19 | |||
| Kabupaten Kupang | 674,17 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Utara | 464,94 | |||
| Kabupaten Ende | 353,10 |
PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN
Hotel
| Hotel | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Kamar Hotel | 3.108,00 | Kota Kupang | 821,00 | unit |
| Kabupaten Manggarai | 444,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 313,00 | |||
| Kabupaten Ende | 266,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 227,00 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 178,00 | |||
| Kabupaten Belu | 155,00 | |||
| Hotel/losmen | Kota Kupang | 35,00 | unit | |
| Kabupaten Manggarai | 34,00 | |||
| Kabupaten Ende | 25,00 | |||
| Kabupaten Ngada | 24,00 | |||
| Kabupaten Sikka | 19,00 | |||
| Kabupaten Flores Timur | 14,00 | |||
| Kabupaten Belu | 13,00 |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Nilai Ekspor | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Mineral Fuels, Mineral Oil Products | 8.082.560,00 | US Dollar | ||
| Wood And Articles Of Wood | 2.345.623,00 | US Dollar | ||
| Fish, Crustaceans, Moluscs, Other Invert | 582.152,00 | US Dollar | ||
| Zinc And Articles There Of | 317.721,00 | US Dollar | ||
| Ceramic Products | 94.560,00 | US Dollar | ||
| Soap, Washing Prep. Waxes, Candles | 75.817,00 | US Dollar |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Usaha Perdagangan | Total | Kecamatan | Jumlah | Satuan |
|---|---|---|---|---|
| Usaha Perdagangan | 134.598,00 | Kabupaten Belu | 14.630,00 | unit |
| Kota Kupang | 13.933,00 | |||
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 12.203,00 | |||
| Kabupaten Sumba Barat | 10.913,00 | |||
| Kabupaten Manggarai | 10.032,00 |
Perdagangan Besar dan Eceran
| Volume Ekspor | Total | Satuan | ||
|---|---|---|---|---|
| Wood And Articles Of Wood | 20.405.810,00 | kilogram | ||
| Mineral Fuels, Mineral Oil Products | 16.712.224,00 | kilogram | ||
| Fish, Crustaceans, Moluscs, Other Invert | 782.774,00 | kilogram | ||
| Ceramic Products | 346.843,00 | kilogram | ||
| Soap, Washing Prep. Waxes, Candles | 68.041,00 | kilogram | ||
| Zinc And Articles There Of | 0,00 | kilogram |
Sumber : Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Angka2007, BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur

